Positif Corona Bertambah 27 Orang, Wagub Jatim : Bojonegoro Belum Saatnya Terapkan PSBB

20176

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak menyampaikan Kabupaten Bojonegoro belum waktunya menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sekalipun jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 hasil tes Swab maupun rapid test melonjak.

“Saya kira Bojonegoro belum waktunya menerapkan PSBB, meskipun jumlah warga yang reaktif terus meningkat,” ujarnya di sela-sela melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) Bantuan Pangan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Penanganan Dampak Covid-19 Antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupaten Kota se-Jawa Timur di Bakorwil di Bojonegoro, Kamis (14/5/2020) kemarin.

Menurut Emil, apa yang sudah dilaksanakan Pemkab Bojonegoro sekarang ini sudah efektif memutus rantai penyebaran virus corona. Seperti pembatasan jam malam di semua wilayah.

“Saya rasa, apa yang dilakukan Pemkab Bojonegoro dan jajarannya seperti menetapkan jam malam itu sudah efektif ya,” tegas mantan Bupati Trenggalek itu. 

Emil menyatakan akan mendukung langkah Bupati Anna Mu’awanah dalam menanggulangi pandemi virus corona termasuk menyediakan bangunan atau gedung milik Pemprov Jatim untuk Shelter atau rumah isolasi. 

“Kami harap semua warga Bojonegoro mematuhi dan melaksanakan imbauan pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus coron,” tandas suami aktris Arumi Bachsin itu.

Baca Juga :   Giliran Tuban Tegenang Luapan Bengawan Solo

Sementara itu, berdasarkan update sebaran virus corona di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 15 Mei 2020 pukul 18.00 WIB, jumlah kasus positif terdapat penambahan lima orang yakni satu orang di Kecamatan Dander, dan empat orang di Kecamatan Bojonegoro.

Dari lima orang positif virus corona itu, empat orang adalah satu orang kasus baru, satu orang peningkatan status dari pasien dalam pengawasan (PDP) ke positif dan dua orang peningkatan status PDP ke positif yang telah meninggal dunia pada tanggal 4 Mei dan 9 Mei 2020.

Keempat kasus baru positif virus corona di Kecamatan Bojonegoro adalah laki-laki berusia 15 tahun dari Desa Campurrejo, dan laki-laki asal Kelurahan Ledok Kulon. Kedua sedang dirawat di rumah sakit. Sedangkan dua orang yang sudah meninggal bersal dari Ledok Wetan dan Karangpacar.

Sementara tambahan baru di Kecamatan Dander adalah laki-laki berusai 30 tahun dari Desa Ngablak.

“Lima kasus baru hari ini satu orang dari klaster Pasar Kota, satu OTG, dan tiga peningkatkan status,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Masirin. 

Baca Juga :   43.054 Ton Pupuk Subsidi di Bojonegoro Belum Disalurkan, Petani Diimbau Gunakan Pupuk Organik

Dijelaskan, dengan penambahan lima kasus tersebut, jumlah positif virus corona hari ini sebanyak 24 orang yang tersebar di sepuluh kecamatan. Rinciannya, tujuh orang dari Kecamatan Bojonegoro, tiga orang dari Kecamatan Kapas, empat orang dari Dander, tiga orang dari Kecamatan Gondang, dua orang dari Kecamatan Trucuk, serta Kecamatan Sumberrejo, Kepohbaru, Purwosari, Kalitidu, dan Ngraho masing-masing satu orang. 

“Untuk jumlah komulatif terkonfirmasi virus corona di Bojonegoro menjadi sebanyak 27 orang. Rinciannya 22 orang dirawat dan meninggal dunia lima orang,” tegasnya.

Menurut Masirin, tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten telah melakukan tracking (penelusuran) terhadap siapa saja yang kontak dengan pasien positif dan melakukan rapid tes kepada keluarga mereka.

“Ini sesuai prosedur tetap penanganan Covid-19,” tandasnya. 

Selain penambahan kasus positif, juga teedapat penambahab status PDP baru satu orang di Kecamatan Bojonegoro 1. Untuk status ODP masih ada penambahan baru sebanyak 4 orang, masing-masing di Kecamatan Bojonegoro, Sumberrejo, Baureno dan Dander. Sedangkan status orang dalam resiko (ODR) sebanyak 39.645 orang dan orang tanpa gejala  (OTG) sebanyak 366 orang.(rien) 


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *