Warga Mojodelik Gelar Sedekah Bumi di Tengah Pandemi

20276

SuaraBanyuurip.com – Susi

Bojonegoro – Sedekah bumi atau biasa disebut ‘manganan’ di sekitar Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, masih menjadi tradisi yang rutin dilaksanakan warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Tradisi turun temurun itu dilaksanakan di Sendang Lego pada Jumat Pahing (5/6/2020).

Berbeda dengan sebelumnya, sedekah bumi di Sendang Lego tahun ini dilaksanakan secara sederhana karena sedang terjadi pandemi virus corona atau Covid-19. Pagelaran wayang yang biasanya menggunakan soun system, kali ini tanpa pengeras suara.

Rangkaian kegaiatan maupun ritual sedekah bumi menerapkan protokol kesehatan. Seluruh warga yang hadir menggunakan masker dan menerapkan physical distancing. Meskipun demikian, acara tetap berlangsung khidmat dan sakral.

Kepala Desa Mojodelik, Yuntik Rahayu, menyampaikan warga Mojodelik memilih untuk tetap melangsungkan sedekah bumi di tengah pandemi.

“Karena ada Covid-19, acara dibuat lebih simpel. Tidak ada sound system atau pengeras suara lain. Warga diwajibkan menggunakan masker dan tetap cuci tangan sebelum dan selesai acara. Yang penting warga sayuk rukun dan acara tetap sakral. Ini merupakan bentuk syukur warga Mojodelik atas panen yang berlimpah dan kemudahan dalam mencari rezeki,” ujar Yuntik.

Baca Juga :   Aston Optimis Sektor Wisata Bojonegoro Berkembang

Acara berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB. Warga datang sambil membawa jajanan dan ambeng untuk dibrencah bersama. Sedangkan pagelaran wayang kulit akan berlangsung sampai sore.(sus)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *