SuaraBanyuurip.com -Â Â Ahmad Sampurno
Blora – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, melirik peluang pengembangan B-30 sebagai salah satu bentuk energy terbarukan.
Menurut Pelaksana Humas PPSDM Migas, Nurchalim, B30 kedepan akan memegang peranan penting untuk dunia di masa depan.Â
“Sebab, termasuk ke dalam bahan bakar nabati yang berasal dari bahan – bahan nabati atau dihasilkan dari bahan – bahan organik lain,” kata Nurchalim dalam keterangan tertulisnya.
Melihat terbukanya peluang tersebut, kata dia, PPSDM Migas Cepu, mengadakan seminar secara virtual dengan judul “Kiat – Kiat Penggunaan B-30 bagi Kendaraan Diesel†pada hari Jum’at (5/6/2020). Â
Antusias peserta seminar cukup tinggi. Jumlahnya mencapai 1.350 orang. Narasumber yang dihadirkan dari Lemigas bertugas sebagai peneliti bahan bakar dan teknologi pembakaran, Cahyo Setyo Widodo. Kemudian, Ketua Umum Ikatan Ahli Bioneregi Indonesia, Tatang Hernas.Â
Selanjutnya, Kepala Balai Teknologi Bahan Bakar dan Rekayasa Desain dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Arie Rahmadi, Anggota Kompartemen Pengembangan Teknologi Masa Depan GAIKINDO, Abdul Rochim.Â
Seminar secara virtual dibuka Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) kementerian ESDM, Wiratmaja Pudja.Â
“Semoga webinar ini dapat memberikan manfaat yang sangat besar untuk pengembangan B-30 di Indonesia,” ujar Kepala PPSDM Migas Wakhid Hasyim. (Adv/ams)