SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Sebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai melandai. Dalam dua hari terakhir ini tidak ada penambahan kasus baru baik positif maupun pasien dalam pengawasan (PDP).
“Hari ini baik status positif maupun PDP tidak ada penambahan baru, maupun sembuh atau selesai pengawasan,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin, Minggu (7/6/2020).
Dijelaskan status positif terkonfirmasi pada hari ini tetap sebanyak 39 orang. Jumlah positif terkonfirmasi kumulatif sebanyak 63 orang, meliputi yang dirawat 39 orang, meninggal dunia 11 orang dan Sembuh 13 orang.
Untuk status PDP tidak ada penambahan baru maupun selesai dalam pengawasan. Sehingga status PDP pada hari ini tetap sebanyak 2 orang.Â
“Status PDP kumulatif sebanyak 23 orang, dalam pengawasan 2 orang, selesai dalam pengawasan 11 orang dan meninggal dunia 10 orang,” tuturnya.
Sementara status ODP, lanjut dia, ada penambahan baru sebanyak 2 orang di Kecamatan Tambakrejo dan Kasiman. Sedangkan yang selesai dalam pemantauan sebanyak 2 orang di Kecamatan Bojonegoro 1 orang dan Kalitidu 1 orang.Sehingga jumlahÂ
“ODP pada hari ini adalah sebanyak 25 orang. ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 253 orang, meliputi dipantau 25 orang, selesai pemantauan 226 orang dan meninggal dunia 2 orang,” jelasnya.
Status orang dalam resiko (ODR) sebanyak 42.445 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 368 orang. Masirin mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro mamatuhi instruksi pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan.Â
“Tetap di rumah saja, jaga jarak, biasakan cuci tangan, pakai masker saat beraktifitas di luar rumah, hindari kerumunan dan jangan mudik,” pesan Masirin.(suko)