Miris, Poros Jalan Blok Cepu Minim Penerangan

20347

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Jalan poros umum kecamatan (PUK) Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, belum semua dilengkapi lampu penerangan jalan umum (PJU). Padahal wilayah tersebut merupakan ring satu Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, yang produksinya terbesar di Indonesia.

Penerangan jalan baru terpasang mulai Balai Desa Gayam ke selatan. Sedangkan ke arah utara hingga Desa Katur, belum ada.

“Balai desa ke utara kalau malam gelap gulita,” ujar Warni (45), warga setempat, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (18/6/2020). 

Menurutnya, kondisi tersebut diperparah dengan kondisi jalan yang sebagian berlubang dan retak. Sehingga bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan.   

“Apalagi kalau hujan, malam hari lewat situ harus ekstra hati-hati.Bisa-bisa kejeglong,” tandasnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Camat Gayam, Agus Hariana Panca Putra mengaku telah mengusulkan pembangunan PJU mulai Desa Katur hingga Mojodelik pada tahun 2018.

“Karena terbentur anggaran, akhirnya belum ada pemasangan,” ujar Agus.

Dijelaskan apabila tahun ini belum bisa tercover oleh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), pihaknya akan mengusulkan melalui program pemberdayaan masyarakat dari Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S). Sebab selain jalan tersebut menuju Lapangan Minyak Banyu urip, juga akses utama Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB).

Baca Juga :   Pemudik Tabrak Rumah di Jalur Pantura

“Kalau memang bisa, kami akan usulkan,” tuturnya.(rien) 



»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *