SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Sebanyak 18 Non Government Organization atau NGO yang tergabung dalam Aliansi NGO Bojonegoro Peduli Covid-19 menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak virus corona di lima kecamatan, Minggu (21/6/2020).
Donasi yang disalurkan berupa 308 Paket sembako, 500 masker dan 500 botol hand sanitizer. Penyaluran sembako difokuskan di lima kecamatan yakni Kecamatan Trucuk, Sumberejo, Kanor, Kepohbaru, dan Kedungadem.
“Penyaluran kami fokuskan pada desa zona merah. Untuk masker dan hand sanitizer kita salurkan di empat pasar diantaranya pasar Bojonegoro Kota, Sumberejo, Baureno, dan Sroyo,” kata Direktur IDFoS Indonesia, Joko Hadi Purnomo melalui siaran pers yang dikirim kepada suarabanyuurip.com, Senin (22/6/2020).
Dikatakan, penyaluran donasi dilakukan oleh empat empat tim. Tim pertama, penyaluran sembako ke Kecamatan Trucuk dan Kanor. Tim kedua, penyaluran sembako ke Kecamatan Sumberejo, kedungadem dan Kepohbaru. Tim ketiga, penyaluran masker dan hand sanitizer ke Pasar Bojonegoro Kota dan pasar Sumberejo. Tim keempat, penyaluran donasi masker & hand sanitizer ke pasar Baureno dan pasar Sroyo.
“Dalam penyaluran donasi kita ajak NGO yang tergabung dalam aliansi untuk terlibat langsung ke lapangan,” tegasnya.
Joko menjelaskan latar belakang terbentuknya aliansi ini berawal dari kekhawatiran terkait paparan Covid-19 yang mewabah di Bojonegoro. Kemudian 18 NGO menginisiasi membentuk sebuah aliansi untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran wabah covid-19.
Ke 18 NGO yang tergabung adalah IDFoS Indonesia, Ademos, PIB, Lima 2B, Padang Bulan, Fosfora, Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB), Yayasan Sri Sasanti Indonesia, Bojonegoro Institute, Inspektra, Srikandi, LPM Indonesia, Sikas, Tropis, KPA Makmur Sejahtera Bersama, Kopernik, RTIK Bojonegoro, & Bina Mulia Bojonegoro.
Ada beberapa kegiatan yang dilakukan Aliansi NGO Bojonegoro Peduli Covid-19 dalam kegiatan sosial yang dilakukan. Diantaranya Open Donasi, Kajian Peduli Covid-19, dan Kelas Online.
“Dalam open Donasi, Aliansi NGO Bojonegoro berhasil menggalang donasi sebanyak Rp 29.450.000, dan 105 kg beras. Donasi yang masuk itu telah kita salurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 pada Minggu kemarin,” tuturnya.Â
Penyaluran donasi berjalan lancar. Joko mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan NGO yang sudah terlibat langsung dalam penyaluran donasi, dan para donatur yang sudah menyisihkan sebagian rezeki dalam aksi Aliansi NGO Bojonegoro Peduli Covid-19. Â
“Semoga apa yang sudah kita lakukan bisa bermanfaat buat sesama dan untuk diri kita pribadi. Dengan adanya kegiatan ini menjadi bukti bentuk kesolid-an NGO-NGO di Bojonegoro,” harapnya. (suko)