SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melangsungkan musyawarah desa (Musdes) di aula balai desa setempat untuk membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) tahun 2020-2026, Rabu (24/6/2020).
Kepala Desa Gayam, Winto, menyampaikan dalam melaksanakan pembangunan selama 6 tahun sejak 2014, pihaknya meminta maaf jika masih ada kekurangan dalam melayani masyarakat.Â
“Tanpa bantuan dan dukungan masyarakat, kami tidak bisa melakukan pembangunan secara maksimal,” ujarnya membuka sambutan.Â
Dikatakan, dalam penyusunan RPJMDes kali ini tentu menyesuaikan aturan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.
“Apa yang akan kami sampaikan adalah untuk pembangunan kedepan tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan atau gedung, melainkan infrastruktur pertanian,” imbuhnya.Â
Dalam rancangan RPJMDes kedepan, pihaknya akan mewujudkan infrastuktur yang merata. Sehingga anggaran yang diterima perlu diprioritaskan tidak hanya pembangunan jalan tetapi kedepan untuk infrastruktur pertanian.Â
“Agar kegiatan pertanian lebih produktif,” tegasnya.
Pihaknya juga telah menyiapkan website desa agar menjadikan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Terutama pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).Â
“kita punya cita-cita membuat website desa. Apalagi sudah membeli server dengan harga yang cukup mahal. Apapun kita share, karena masyarakat berhak tau,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Seksi PMD Kecamatan Gayam, Fadloli menyarankan kepada Pemdes Gayam agar memasukkan program pelatihan bagi warga untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
“Juga, jangan terfokus pada pembangunan infrastruktur terus. Karena selama 6 tahun kedepan tidak akan selesai,” imbuhnya. Â
Fadloli berpesan agar pemdes Gayam mewujudkan rencana pembangunan fasilitas pertanian untuk mendukung produktivitas pertanian di wilayahnya.(rien)