SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pandemi Covid-19 berdampak besar pada ekonomi dunia tahun 2020 ini. Sektor energipun tak luput. Pemutusan hubungan kerja besar-besaran pada beberapa sektor oil and gas company karena jatuhnya harga minyak dan gas menjadi bukti nyata.
Partner at Arthur D. Little South East Asia, Stephen Rogers, menjelaskan terjadi penurunan GDP di negara – negara dunia sebanyak -3,0% selama pemberlakuan lockdown akibat pandemi Covid-19.
“Impact yang lainnya adalah penurunan energy demand sejumlah 6% mengacu pada IMF dan IEA forecast,” ungkap Stephen saat menjadi narasumber dalam webinar yang dilaksanakan PPSDM Migas pada Kamis (25/6/2020), dengan tema “Navigating The Perfect Storm: Implication for Indonesia”.
Head of Arthur D. Little Energy and Utilities Asia Pacific, Trung Ghi menambahkan ada beberapa implikasi dari Covid-19 ini terhadap sektor energi di Indonesia. Yaitu keharusan untuk mengatur kekacauan yang disebabkan perubahan harga minyak dan gas bumi. Selain itu Indonesia harus meningkatkan ketertarikan investasi asing untuk perkembangan E&P di Indonesia.
“Salah satu yang terpenting adalah membangun Human Capital untuk mengisi kesenjangan dan mempersiapkan pemimpin – pemimpin masa depan,” imbuh Trung.Â
Webinar yang dimoderatori oleh Senior Advisor, Arthur D. Little South East Asia, Florentinus Suryo Susilo, menyedot 800-an peserta. Mereka tetap antusias dari awal webinar dibuka pada jam 13.15 sampai berakhirnya pada jam 15.15 WIB. (Adv/ams)