SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Keselamatan kerja menjadi bagian utama yang dikedepankan PT Rekayasa Industri (Rekind) dalam melaksanakan proyek rekayasa, pengadaan dan konstruksi fasilitas pemrosesan gas (Engineering, Procurement and Construction – Gas Processing Facility/EPC-GPF) Jambaran -Tiung Biru. Per Juni 2020 lalu, total jam kerja aman tanpa kecelakaan (Safe Man Our) mencapai 11.072.890 jam.
“Artinya fatality-nya zero selama kami melaksanakan pekerjaan,” kata Site Manager PT Rekind, Zainal Arifin, Rabu (1/7/2020) kemarin.
Zainal menjelaskan selama melaksanakan pekerjaan dari awal hingga Juni kemarin tidak ada nyawa pekerja yang melayang atau korban jiwa. Hal ini dikarenakan, PT Rekind mengutamakan safety termasuk mendata tiap harinya resiko yang ada di lapangan.Â
“Setiap hari, kami mendata apa saja resiko pekerjaan dan melakukan evaluasi tiap bulannya,” tegas Zainal.
Menurutnya, banyak hal-hal yang dianggap sepele namun sangat penting diterapkan saat bekerja. Misalnya saja penggunaan helm yang sering diremehkan, kadang saat dipakai di kepala posisinya miring, atau lupa menggunakan sarung tangan dan masker.Â
“Ada istilahnya save observation juga unsafe observation,” imbuhnya.Â
Bagi pekerja yang melalaikan kewajiban tersebut akan diberikan teguran lisan hingga sanksi. Oleh sebab itu, setiap bulan dilakukan evaluasi untuk meminimalisir kecelakaan kerja. Â
“Alhamdulillah kami bisa melewatinya dengan baik dan lancar,” tegasnya.(rien)