Kontak Erat Pasien Positif Picu Melonjaknya Kasus Corona Bojonegoro

20489

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus meningkat. Setelah Jumat (10/7/2020) kemarin, ada penambahan 10 orang, hari ini bertambah lagi sebanyak 8 orang, Sabtu (11/7/2020).

Tambahan baru 8 kasus positif virus corona itu tersebar di Kecamatan Ngasem 1 orang, Sumberrejo 1 orang, Kalitidu 1 orang, Bojonegoro 1 orang, Baureno 1 orang, Kanor 1 orang dan Dander 2 orang. Disamping itu, ada 1 orang positif dinyatakan meninggal dunia di Kecamatan Sumberrejo.

“Tambahan baru ini ada kontak erat dengan kasus positif, dan peningkatan status dari orang dalam pemantauan atau ODP,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin, Sabtu malam.

Dengan tambahan baru 8 kasus tersebut, lanjut Masirin, status positif terkonfirmasi pada hari ini sebanyak 106 orang. Meliputi 105 orang dirawat dan 1 orang meninggal dunia.

“Sedangkan jumlah positif terkonfirmasi kumulatif sebanyak 181 orang. Rinciannya, 105 orang dirawat, 58 orang sembuh dan 18 orang meninggal dunia,” jelasnya.

Untuk status pasien dalam pengawasan (PDP) hari ini ada penambahan baru 3 orang di Kecamatan Baureno 1 orang dan Kepohbaru 2 orang. Sedangkan selesai dalam pengawasan 2 orang di Kecamatan Kanor dan Kedungadem. Sehingga status PDP pada hari ini 4 orang.

Baca Juga :   Pemerintah Belum Berencana Mengalihkan Pelanggan Listrik 450 VA Menjadi 900 VA

“Status PDP kumulatif sebanyak 36 orang, dalam pengawasan 4 orang, selesai dalam pengawasan 21 orang dan meninggal dunia 11 orang,” tuturnya.

Sementara status ODP hari ini penambahan baru sebanyak 3 orang di Kecamatan Kepohbaru 1 orang dan Bojonegoro 2 orang. Sedangkan selesai dalam pemantauan 2 orang di Kecamatan Temayang dan Balen. Disamping itu ada peningkatan status menjadi positif terkonfirmasi 4 orang di Kecamatan Baureno, Kanor, Kalitidu dan Dander.

Sehingga jumlah ODP pada hari ini 24 orang. ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 299 orang, meliputi dipantau 24 orang, selesai pemantauan 271 orang dan meninggal dunia 4 orang.

“Untuk status ODR sebanyak 43.030 orang dan OTG sebanyak 357 orang,” ucapnya. 

Masirin mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona yang dianjurkan pemerintah. 

“Tetap di rumah saja, jaga jarak, biasakan cuci tangan, pakai masker saat beraktifitas di luar rumah,” pesan pria yang menjabat Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro itu.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Heri Purnomo Terpilih Sebagai Ketua PWI Blora Periode 2022-2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *