SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Angka kematian kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terbanyak di Bojonegoro Kota. Dari 73 kasus, 6 orang meninggal dunia, 25 sembuh dan 42 dirawat.
Sedangkan kecamatan lain yang menunjukkan tren peningkatan kasus kematian akibat virus corona berada di Kecamatan Dander. Dari 31 kasus, 5 orang meninggal dunia, sembuh 7 orang, dan dirawat 19 orang.
Berdasarkan update sebaran virus corona di Bojonegoro, Selasa (14/7/2020), ada penambahan baru kasus positif sebanyak 14 orang. Yakni di Kecamatan Bojonegoro 8 orang, Balen 1, Padangan 1, Purwosari 2 dan Dander 2 orang (1 dirawat dan 1 meninggal dunia). Sedangkan sembuh sebanyak 2 orang di Kecamatan Kalitidu dan Bojonegoro.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Bojonegoro, Masirin, menjelaskan dengan penambahan 14 orang itu maka status positif terkonfirmasi hari ini sebanyak 109 orang. Meliputi 108 orang dirawat dan 1 meninggal dunia.Â
“Positif terkonfirmasi kumulatif sebanyak 201 orang, meliputi yang dirawat 108 orang, sembuh 74 orang dan meninggal dunia 19 orang,†tuturnya.
Untuk status pasien dalam pengawasan (PDP) hari ini tidak ada penambahan baru. Disamping dinyatakan meninggal dunia 1 orang di Kecamatan Kepohbaru dan ada peningkatan status menjadi positif terkonfirmasi 1 orang. Sehingga status PDP pada hari ini 4 orang. Meliputi 3 dalam pengawasan dan 1 orang meninggal dunia.Â
“PDP kumulatif sebanyak 36 orang, dalam pengawasan 3 orang, selesai dalam pengawasan 21 orang dan meninggal dunia 12 orang,†tuturnya.
Sementara status orang dalam pemantauan (ODP) hari ini tidak ada penambahan baru. Sedangkan selesai dalam pemantauan 1 orang di Kecamatan Kedungadem dan ada peningkatan kasus menjadi positif terkonfirmasi sebanyak 5 orang. Sehingga jumlah ODP pada hari ini 16 orang.
“ODP kumulatif sebanyak 295 orang, meliputi dipantau 16 orang, selesai pemantauan 275 orang dan meninggal dunia 4 orang,” jelasnya.Â
Untuk status orang dalam resiko (ODR) sebanyak 43.048 orang dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 357 orang.
Masirin Masirin mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona yang dianjurkan pemerintah.Â
“Tetap di rumah saja, jaga jarak, biasakan cuci tangan, pakai masker saat beraktifitas di luar rumah,” pesan pria yang menjabat Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro itu.(suko)