Perempuan Sekitar Gas Jambaran Dilatih Olah Hasil Peternakan

20570

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Perempuan sekitar Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (JTB) di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, semakin berdaya dan mandiri.

Mereka dilatih mengolah hasil peternakan agar memberi nilai tambah ekonomi bagi keluarga. Di antaranya membuat bakso, Kentucky dan telor asin.

Kepala Bidang Agribis Disnakan Bojonegoro, Wiwik Sulistya menjelaskan pelatihan yang dilaksanakan untuk menunjang usaha peternakan yang ada di Desa Dolokgede. Yakni peternakan sapi dan ayam petelur yang berkembang pesat.

“Di sini sudah saatnya mampu memproduksi olahan hasil peternakan,” tegasnya dilansir dari website ustan mandiri saat memberi pelatihan di Bali Desa Dolokgede, Sabtu (25/7/2020).

Wiwik berharap melalui pelatihan ini sekaligus mensosialisasikan kepada pelaku usaha peternakan agar dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing bagi para peternak dari setiap unit usahanya. Sehingga peternak perlu dibukakan peluang usaha bisnis baru, yakni menjual produk olahan hasil ternak.

“Dengan begitu mereka mampu bersaing, tdak hanya menjual berupa ternak tetapi juga mampu menjual berupa daging segar maupun berupa olahan,” jelasnya.  

Baca Juga :   Tingkatkan Fasilitas Promosi Produk, Gelar Temu UMKM Bojonegoro-Tuban di PIB Gayam

Selain itu, tambah Wiwik, juga bisa membuka usaha baru, sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga.(suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Perempuan Sekitar Gas Jambaran Dilatih Olah Hasil Peternakan

20570

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Perempuan sekitar Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (JTB) di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, semakin berdaya dan mandiri.

Mereka dilatih mengolah hasil peternakan agar memberi nilai tambah ekonomi bagi keluarga. Di antaranya membuat bakso, Kentucky dan telor asin.

Kepala Bidang Agribis Disnakan Bojonegoro, Wiwik Sulistya menjelaskan pelatihan yang dilaksanakan untuk menunjang usaha peternakan yang ada di Desa Dolokgede. Yakni peternakan sapi dan ayam petelur yang berkembang pesat.

“Di sini sudah saatnya mampu memproduksi olahan hasil peternakan,” tegasnya dilansir dari website ustan mandiri saat memberi pelatihan di Bali Desa Dolokgede, Sabtu (25/7/2020).

Wiwik berharap melalui pelatihan ini sekaligus mensosialisasikan kepada pelaku usaha peternakan agar dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing bagi para peternak dari setiap unit usahanya. Sehingga peternak perlu dibukakan peluang usaha bisnis baru, yakni menjual produk olahan hasil ternak.

“Dengan begitu mereka mampu bersaing, tdak hanya menjual berupa ternak tetapi juga mampu menjual berupa daging segar maupun berupa olahan,” jelasnya.  

Baca Juga :   Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro akan Terapkan Pertanian Cerdas Berbasis Digital

Selain itu, tambah Wiwik, juga bisa membuka usaha baru, sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga.(suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *