Pemdes Mojodelik Tak Persoalkan Warganya Blokir Jalan

20633

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes), Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak mempersoalkan warganya yang melakukan aksi blokir jalan menuju lokasi proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Selasa (4/8/2020) siang tadi.

Selain kondisinya dampak debu memang benar-benar meresahkan warga, juga aksinya damai dan tuntutannya jelas, yaitu minta penyiraman jalan dan mengurangi kecepatan dalam berkendara.

“Tidak masalah, aksinya warga juga baik, damai. Tuntutannya juga tidak neko-neko minta jalan disirami karena memang polusi debu. Lagian kursi itu sudah lama ditaruh di pertigaan Dusun Sogo. Tapi hanya ditempatkan disebagian badan jalan. Jadi arus lalulintas proyek masih bisa lancar,” kata Kepala Desa (Kades) Mojodelik, Yuntik Rahayu, kepada Suarabanyuurip.com.

Kades dua periode ini menjelaskan, seharusnya Pertamina EP Cepu (PEPC) selaku operator proyek Gas JTB cepat tanggap disirami sebelum jalan diblokir. Karena memang debunya sangat mengganggu aktifitas warga. Jadi suatu hal yang wajar jika warga kesal dan nekad memblokir jalan karena sudah tidak nyaman dengan adanya dampak debu yang terhempas ban kendaraan proyek saat melintas.

Baca Juga :   Katar Gayam Minta Jembatan Menuju Proyek JTB Segera Diperbaiki

“Sebenarnya kami minta dilakukan pengecoran jalan sampai Dusun Sogo. Saat ini yang bisa dilakukan untuk mengurangi polusi debu ya penyiraman karena jalan itu tidak akses project saja, tapi ini jalan umum. Jadi suatu keharusan mereka melakukan penyiraman karena yang membuat polusi debu mereka,” tegasnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *