Purwosari, Kecamatan Tercepat Lunasi PBB-P2 di Bojonegoro

20671

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Pemerintah Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berhasil meraih ranking pertama percepatan pelunasan pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) tingkat kabupaten tahun 2020.

Realisasi pembayaran PPB-P2 di wilayah Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (JTB)-sebutan lain Kecamatan Purwosari- mencapai 99,41% pada Senin (10/8/2020) kemarin.

“Alhamdulillah pajak Purwosari sedikit lagi lunas,” ujar Sekretaris Kecamatan Purwosari, Dyah Enggar Rinimukti kepada suarabanyuurip.com, Selasa (11/8/2020).

Dijelaskan, PBB-P2 di Kecamatan Purwosari sesuai pagu sebesar Rp 849 juta, dan sudah terealisasi sebesar Rp 844 juta atau 99,41 persen. Ada 12 desa di wilayah tersebut.

“InsyaAllah minggu kedua ini lunas,” ucap wanita yang pernah menjadi Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Kelembagaan Pariwisata dan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro itu.

Keberhasilan percepatan pelunasan PBB-P2 ini tidak lepas dari strategi yang diterapkan Pemerintah Kecamatan Purwosari. Yakni membentuk tim kecamatan untuk memonitor setelah surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) terbagi, dan kemudian dilakukan evaluasi secara intens.

Baca Juga :   PHE ONWJ Selamatkan 132 Korban Kapal KM SAHABAT

“Sehingga sedini mungkin kita ketahui permasalahan yang dialami oleh petugas rayon desa untuk kemudian mengambil langkah menentukan solusi,” tutur Enggar, panggilan akrab Dyah Enggar Rinimukti.

Selain itu, Pemerintah Kecamatan Purwosari nemberikan apresiasi kepada desa yang lebih dulu melunasi pajaknya.

“Bagi desa yang lunas duluan kita beri penghargaan untuk memotivasi desa-desa lainnya,” tegas Enggar.

Saat ini sudah ada tiga desa yang ditetapkan sebagai desa tercepat pelunasan PBB-P2. Yakni juara I Desa Tinumpuk, Juara II Ngrejeng, dan Desa Pelem juara III.

Menurut Enggar, keberhasilan Purwosari sebagai kecamatan rangkaing pertama percepatan pelunasan PBB-P2 tingkat kabupaten ini tidak lepas dari kerja keras pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan dan dukungan masyarakat.

“Ini merupakan keberhasilan bersama,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendapatan Bojonegoro, Ibnoe Soeyoeti menyampaikan realisasi PBB-2B hingga Juli 2020 lalu, masih jauh di bawah target. Dari target sebesar Rp41,4 miliar, baru terealisasi Rp12,7 miliar.

Ia mengakui telah memberikan kelonggaran target pembayaran PBB-P2 akibat pandemi virus corona. Pembayaran yang biasanya dilaksanakan Agustus, diundur sampai Desember 2020.

Baca Juga :   Menhub : Arus Mudik dan Balik Berjalan dengan Baik

“Namun begitu kami terus mendorong kecamatan-kecamatan agar desa-desa di wilayahnya memaksimalkan penagihan,” pungkas mantan Camat Gondang itu.(suko)



»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *