SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Sejak pembukaan kembali objek wisata di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (15/8/2020) lalu, jumlah pengunjung Agrowista Kebun Belimbing Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, selama libur HUT ke 75 RI, membludak.
“Minggu dan Senin kemarin jumlah pengunjung mencapai 1.500 orang,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Ngringinrejo, Priyo Sulistiyo kepada suarabanyuurip.com, Selasa (18/8/2020).
Dijelaskan jumlah pengunjung tersebut berdasarkan jumlah hasil penjualan tiket masuk. Setiap pengunjung dikenakan tiket Rp3.000 untuk hari libur, dan Rp2.000 pada hari biasa. Â Â
“Pendapatan kotor dari penjualan tiket selama dua hari kemarin Rp 4,5 juta,” ucap Priyo, sapaan akrabnya.
Menurut dia, semua pengunjung diwajibkan menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona atau Covid-19. Mulai dari mencuci tangan, memakai masker dan jaga jarak.
“Ini wajib dipatuhi pengunjung,” tegas Priyo.Â
Luas Agrowisata Kebun Belimbing Ngringrejo ini mencapai 20,4 hektare (Ha) dengan jumlah 9.000 pohon. Â
Selain di Ngringinrejo, kebun belimbing juga ada di Desa Mojo. Luasnya 20 hektare dengan jumlah sekitar 7.000 pohon. Lokasinya sekitar 700 meter sebelah timur kebun belimbing Ngringinrejo.
Di Agrowisata Belimbing ini pengunjung bisa memetik buah segar langsung dari kebun. Maupun mebeli di lapak pedagang yang berjajar di jalan setapak di dalam lokasi kebun. Harga belimbing di Agrowisata bervariatif. Mulai dari Rp8.000 sampai Rp13.000/Kg.Â
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Budiyanto menyampaikan tatanan adaptasi kebiasaan baru menjadi titik awal upaya membangkitkan kembali sektor wisata di Bojonegoro dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat bagi pengelola maupun pengunjung wisata agar tidak ada klaster baru.Â
“Setelah pembukaan akan dilakukan monitoring dan evaluasi,” tegasnya saat di launcing reopening wisata Bojonegoro di Khayangan Api.(suko)