SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke 75 Republik Indonesia di Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diisi dengan sejumlah perlombaan. Perlombaan digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan karena masih pandemi virus corona atau Covid-19.
Sejumlah perlombaan yang digeler di desa tepian hutan -Butoh- antaranya lomba makan kerupuk, balap karung, dan panjat pinang. Lomba panjat pinang atau jambeyan ini menjadi perlombaan yang disukai warga. Bukan hanya karena hadiahnya yang menarik, tetapi keseruan peserta yang kesulitan memanjat pinang.
Para peserta harus bekerjasama dengan baik agar mampu mencapai puncak demi meraih hadiah. Karena tantangannya batang pinang diberi oli, sehingga menjadi licin dan sangat sulit peserta naik ke atas. Kesulitan peserta ini yang membuat penonton terhibur, tertawa karena melihat tingkah lucu para peserta. Ada yang celananya melorot, ada yang tergelincir karena batang bambu terlalu licin.
“Lomba panjat pinang ini paling saya suka dari perlombaan lainnya. Karena menghibur banget. Lucu tingkah peserta saat manjat, celana melorot, ada yang tidak sampai sampai puncak, dan akhirnya turun lagi karena licin,” kata Solikin, warga setempat disela-sela menonton panjat pinang yang dilaksanakan di Dusun Krajan, Selasa (25/8/2020) malam.
Salah satu anggota panitia penyelenggara, Ardin mengungkapkan, perlombaan ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-75. Kegiatan ini juga didukung oleh tokoh pemuda, lingkungan, dan Pemerintah Desa (Pemdes) Butoh.Â
“Alhamdulillah berjalan lancar, aman, dan kondusif sesuai harapan,” ujarnya.(sam)