SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Wahyudi (38), warga Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tenggelam saat berenang di Sungai Bengawan Solo. Korban menceburkan diri ke sungai terpanjang di Pulau Jawa pada Rabu (26/8/2020) pukul 15.10 WIB.Â
Menurut Yuli, rekan korban, peristiwa tersebut berawal saat Wahyudi bersama Hanan, Yuli (49), Oik (39), Jamprit, Pujianto (43) berkumpul di pinggir Bengawan Solo. Tepatnya di samping instalasi PDAM Cepu di wilayah Dukuh Bendo Kelurahan Balun. Tiba-tiba Wahyudi lepas baju dan celana menuju ke tepi bengawan hendak berenang.
“Hanan sempat menegur. Kamu mau kemana. Tapi Wahyudi tidak menghiraukan dan terus berjalan menuju tepi Bengawan. Beberapa saat kemudian, ternyata gak muncul-muncul ke permukaan air,” ujar Yuli saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Rabu (26/8/2020) malam.
Melihat peristiwa tersebut teman yang lain meminta tolong kepada warga sekitar dan melaporkan ke Mapolsek Cepu. Sampai berita ini diturunkan, warga beserta tim Tagana, PMI, Satpol PP, relawan dan warga sekitar, berusaha mencari Wahyudi dengan menggunakan perahu dan penerangan genset.
Kapolsek Cepu, AKP Agus Budiana, membenarkan peristiwa itu. Sekarang ini masih dalam pencarian. Sebelum kejadian, korban sempat berpamitan mau mandi. Lalu berenang menuju seberang.Â
“Namun ketika belum sampai korban tenggelam,” kata dia.(ams)