SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Balai Pengkajian dan Pengawasan dan Pengendalian (BP3) ESDM Jawa Tengah Wilayah Kendeng Selatan saat ini masih melakukan pemantauan erupsi yang terjadi di Rawa Kesongo atau komplek Wisata Geologi Kesongo, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Kamis (27/8/2020).
Kepala BP3 ESDM Jawa Tengah Wilayah Kendeng Selatan, Budi Setyawan, menjelaskan, kejadian letupan atau erupsi memuntahkan material lumpur. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan kejadian alami bukan karena dampak dari aktifitas manusia.Â
“Sejauh ini menurut info dari warga, kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,” kata dia.Â
Hanya saja, lanjut dia, saat kejadian letupan ada dua warga yang keracunan.Â
“Mungkin karena dampak gas. Dengan gejala pusing dan mual,” ujarnya.Â
Selain dua warga keracunan, menurut Budi, lokasi letusan merupakan daerah peternakan kerbau. Pada saat kejadian lumpur tersebut menimbun sekitar 17 ekor kerbau.
“Warga masih waspada dan enggan mendekati pusat semburan walau sudah berhenti namun masih ada suara gas yang keluar dan letupan-letupan kecil,” jelasnya.Â
Rawa Kesong hari ini terjadi letusan dua kali diaertai semburan lumpur panas. Letusan pertama terjadi sekira pukul 05.30 pagi dan pukul 13.30 WIB.(ams)