SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Akhir-akhir ini jaringan listrik di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur, sering terjadi pemadaman. Seperti yang terjadi, Senin (31/8/2020), saat ini di wilayah sekitar Ladang Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) sejak tadi sekitar jam 18.00 WIB aliran listrik padam.
Seringnya aliran listrik mati dikeluhkan warga masyarakat sekitar proyek Gas JTB di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Mereka tak bisa berbuat apa-apa terhadap peristiwa byar pet-nya listrik tersebut.
Warga Desa Trenggulunan, Solikin, mengatakan, seringnya terjadi pemadaman listrik tentu membuat warga tidak nyaman dan mengeluh. Karena, selain kondisi gelap, juga usahanya sering tidak maksimal. Misalnya, pembuatan es, dan usaha lainnya lumpuh tidak berjalan lancar.
“Tidak hanya pembuatan Es saja yang hasilnya tidak maksimal. Aktivitas yang biasanya menggunakan komputer juga terganggu,” kata Solikin, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (31/8/2020) malam.
Solikin berharap, pihak PLN untuk segera mengantisipasi sering terjadi pemadaman listrik. Tujuannya agar warga tidak sering mengeluhkannya.
“Listrik Trenggulunan ikut jalur Bojonegoro. Mulai padam tadi sekitar jam 18.00 WIB, dan sampai sekarang belum nyala lagi,” imbuhnya.
Terpisah Humas PLN Bojonegoro, Hekso Wisoto, mangatakan, padamnya listrik karena ada gangguan dari Gardu Induk Pacul .
“Saat ini masih proses perbaikan dan penormalan. Mohon maaf atas ketidaknyamananya. Kami usahakan secepatnya nyala,” tandasnya.(sam)