Pekerja Pertamina EP Asset 4 Keluhkan Pergantian Vendor

20831

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Pergantian vendor Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, memunculkan keresahan di lingkungan pekerja karena gaji mereka tidak diberikan penuh seperti kondisi normal.

Ketua Serikat Pekerja Kontrak Pertamina  (SPKP) Cepu, Agung  Pudjo Susilo, menyampaikan, tidak ada sosialisasi sebelumnya terkait pergantian vendor sehingga membuat pekerja merasa kebingungan. 

Pudjo mengungkapkan, meskipun selama ini terjadi pergantian vendor tidak terjadi gejolak. Pekerja bekerja seperti biasa dan gaji lancar. Namun, dengan adanya pergantian vendor kali ini gaji Tenaga Kerja Jasa Penunjang (TKJP), hanya diberikan 20 hari kerja. Padahal, sebelumnya diberikan penuh. Setiap tanggal 1 awal bulan. 

“Ini jelas merugikan perkerja. Terutama membuat sakit ekonomi keluarga,” tegasnya, Selasa (1/9/2020).

Menurut Pudjo, ada sebanyak 150 orang pekerja dari fungsi produksi dan maintenance (perawatan) terdampak langsung dari perubahan sistem penggajian ini. Pihaknya minta penggajian kembali seperti semula. 

“Kalau ingin menunjukkan bahwa perusahaan itu profesional dengan sistem sekarang ini, sangat kurang tepat. Toh, mereka hanya sebagai juru bayar. Mereka tetap akan melaksanakan perintah pemberi kerja,” tandasnya kepada suarabanyuurip.com.

Baca Juga :   Pemdes Bonorejo Tak Setuju Akses Road Diaspal

Dijelaskan, vendor Pertamina EP Asset 4 Field Cepu sebelumnya dipegang oleh PT Ramai Jaya Abadi. Lalu, per tanggal 1 Agustus 2020, PT PDC menjadi Vendor Pertamina EP Asset 4 Field Cepu melalui mekanisme lelang.

“Tidak ada sosialisasi pergantian Vendor. Seharuanya, jauh hari sebelumnya atau satu bulan sebelumnya sudah ada sosialisasi kepada pekerja,” jelasnya.

Persoalan tersebut langsung mendapat respon dari Pertamina EP Asset 4 Field Cepu untuk dilakukan pertemuan Sabtu (29/8/2020) kemarin. 

“Hari ini kami lanjutkan mediasi, antara TKJP, Vendor dengan Pertamina,” ucap Pudjo. 

Dikonfirmasi terpisah,  CSR Staff Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Kautsar Restu Yuda, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp belum memberikan tanggapan.(ams)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *