Diduga Serangan Jantung Petani Sekitar JTB Meninggal di Hutan

20874

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Warga sekitar proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) digemparkan dengan kabar adanya seorang berjenis kelamin laki-laki meninggal di hutan Petak 30 A, RPH Gledegan, Senin (7/9/2020) sekitar pukul 14.23 WIB.

Sontak warga, anggota perhutani, TNI, Polri, dan karyawan proyek JTB berbondong-bondong mencari menuju tempat kejadian perkara (TKP) yang terletak kurang lebih 1,5 kilo meter kearah Timur dari jalur ROW JTB.

Diketahui korban bernama Sumiran (60) warga RT 09, RW 02, Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kapolsek Gayam, AKP Bambang Ady Tenggani, melalui Kanit Reskrim Ipda Himawan, mengatakan, sesuai keterangan Darmi, istri korban, bahwa dari rumah berangkat ke lahan pertanian di hutan atau persilan sekitar pukul 07.00 WIB untuk membersihkan lahan persilannya.

Kemudian seperti biasanya korban sekitar pukul 11.00 WIB berpamitan mengambil rumput dengan jarak sekira 200 meter dari garapan. Namun lama sampai habis salat duhur tidak kembali lalu dicari dan ditemukan korban telah meninggal.

Baca Juga :   Selama Kemarau 18 Kebakaran Terjadi di Tuban

“Hasil keterangan keluarga korban menerangkan, bahwa korban punya riwayat sakit jantung. Sesuai hasil pemeriksaan dokter dugaan sementara korban meninggal akibat serangan penyakit jantung, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Kanit Reskrim Polsek Gayam, Ipda Himawan, kepada Suarabanyuurip.com.

Dari pantauan, korban dibawa kerumah duka dengan menggunakan mobil Patroli Polsek Gayam bersama keluarga korban, dan dikawal petugas keamanan langsung. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *