Menggunakan Arang, Mustamir Tekun Menggambar Para Kyai Besar

20911

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro – Menggambar menggunakan arang mulai dipikirkan Mustamir saat ingin menggambar, namun minim alat. Waktu itu ia lulus dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ishlahiyah Al Ghozaliyah, Kabupaten Tuban,  Jawa Timur, dan bingung hendak bekerja apa. Ia kemudian mengasah keterampilannya menggambar dengan peralatan seadanya.

Lelaki asal Desa Tulung Agung, Kecamatan Malo, Bojonegoro ini kemudian belajar otodidak dengan melihat tutorial menggambar lewat media sosial. Akhirnya, ia tertarik untuk mencoba.

“Saya mulai menggambar sketsa terbilang otodidak. Awalnya, ketika mengamati cara orang menggambar saja. Kemudian saya berpikir, kenapa saya tidak mencobanya,’’ katanya, Kamis (10/9/2020) kemarin.

Tamir sapaan akrabnya, pada awal menggambar  tak memiliki peralatan. Seperti pensil, kuas, dan kertas sangat terbatas. Namun, dalam keadaan seperti itu dia tak kehabisan akal. Ia lantas berpikir menggunakan arang untuk menggambar. Hasilnya juga tak mengecewakan dan cukup bagus. Karena, tingkat kemiripan pada gambar sangat terlihat nyata.

Pertama kali ia menggambar tokoh ulama besar, seperti ulama KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH. Maimun Zubair, dan KH. Abdullah Maksum Jauhari, rerata menggunakan arang dari bekas bakaran kayu bambu.

Baca Juga :   Manfaatkan Gedung Mamin Kemasan Khas Bojonegoro

“Nah, kebetulan ada berminat untuk membeli karya saya,” ujarnya.

Mustamirin menggunakan media arang untuk menggambar selama sebulan. Setelah itu, ketika gambar sketsanya laku dan banyak peminat. Kemudian, ia baru membeli peralatan menggambar.  Sampai sekarang, hasil karyanya sekitar 300 lebih.

‘’Saya tidak pernah promosi, hanya sebatas mengunggah saja. Namun, terkadang teman saya yang mempromosikan,’’ ungkapnya. (jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *