42 TPS di Bojonegoro Belum Mampu Tampung 100 Ton Sampah Tiap Hari

21052

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Volume sampah rumah tangga yang cukup besar, yakni 100 ton tiap hari, tidak bisa tertampung semua di Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Saat ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Bojonegoro,  Jawa Timur, hanya memiliki 42 tempat penampungan sampah (TPS) di Bojonegoro. 

Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Soleh Fatoni mengatakan, sebanyak 17 titik bak TPS dirasa kurang ideal jika dipaksa untuk menampung sampah yang cukup banyak.

“Karena setiap harinya ada 100 ton sampah,” katanya, Rabu (30/9/2020). Sampah tersebut dikumpulkan di TPS lalu dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk.

Fatoni sapaan akrabnya menjelaskan, sampah berasal dari limbah rumah tangga. Parahnya, dari 17 titik TPS di Kecamatan Bojonegoro ada desa yang tidak mempunyai bak sampah. Seperti di antaranya Kelurahan Klangon dan Desa Kauman.

“Jumlah 17 TPS masih kurang, karena perhitungannya 1 TPS untuk 2.000 kepala keluarga. Kalau di Bojonegoro keseluruhan ada 42 TPS,” katanya kepada SuaraBanyuurip.com.

Baca Juga :   Jalan Menuju TPPI Ditanami Pisang

Dia mengatakan, jumlah itu masih kurang untuk menampung sampah masyarakat. Karena, di wilayah kota memang terbilang tinggi volumenya. Rerata yang menyumbang sampah paling besar adalah pasar kota Bojonegoro.

“Ada beberapa kelurahan dan desa di kota yang belum mempunyai TPS. Meski ada yang sudah mempunyai, namun secara perhitungan belum ideal,” katanya. (jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *