SuaraBanyuurip.com -Â Joko Kuncoro
Bojonegoro – Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang terjadi di wilayah kota Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (2/10/2020) sore. Akibatnya lima ruas jalan perkotaan tergenang air. Sehingga, arus lalu lintas sempat terhambat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Nadief Ulfia mengatakan, bencana alam perlu diwaspadai. Karena, Oktober ini telah memasuki peralihan musim. Sehingga, semua wilayah potensi terjadinya becana alam.
‘’Hujan terjadi pukul 16.30 WIB sore tadi. Akibatnya lima ruas jalan perkotaan tergenang air,’’ katanya, Jumat (2/9/2020).
Dia mengatakan, arus lalu lintas sempat terhambat karena genangan air memenuhi jalan. Seperti Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan Gajah Mada, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Lettu Suyitno, Jalan Panglima Polim, dan Jalan Patimura dengan ketinggian air 5 sentimeter (cm) hingga 30 cm.
‘’Karena itu, arus kendaraan sempat terhambat,’’ kata Ulfia sapaan akrabnya.
Ulfia menjelaskan, akibat terjadinya hujan berintensitas tinggi. Genangan terparah terjadi di Jalan Lettu Suyitno, dari Pos Halte genangan air sepanjang 25 meter jalan dengan ketinggian 20 hingga 30 cm. Hingga kini, anggota BPBD masih melakukan pemantauan sekitar wilayah kota yang terdapat genangan.
“Genangan air terjadi di seputaran kota,†katanya kepada SuaraBanyuurip.com.
Selain itu, akibat terjadinya angin kencang dan hujan juga menyebabkan beberapa pohon tumbang. Seperti terjadi di jalan Mangga Desa Camurejo, sehingga BPBD segera melakukan evakuasi dan pemotongan pohon.
“Pohon tumbang juga terjadi di Kecamatan Temayang,’’ katanya. (jk)