SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Sepekan terakhir, waduk Tempuran Desa Tempuran, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menunjukkan tren penurunan debit air. Sehingga membuat kondisi Bendungan Tempuran yang juga sebagai tempat wisata tersebut terancam mengering.
“Tempuran sudah hampir kering,” kata Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Blora, Yan Ria Pramono, kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (6/10/2020).
Kendati demikian, air baku untuk diolah dan disalurkan ke pelanggan masih aman. “Untuk suplai ke pelanggan saat ini masih cukup,” ujarnya.
Rata-rata perhari, air baku yang diambil untuk diproduksi mencapai 20 liter perdetik. Dengan jumlah pelanggan mencapai 1.600 pelanggan.
Dengan kondisi air seperti sekarang ini, kata dia, diperkirakan air waduk tempuran tidak bisa menyuplai lagi air baku untuk PDAM Blora.(ams)