SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Pasca pandemi, dan dibukanya kembali obyek wisata di Kabupaten Bojonegoro, perlahan pengunjung mulai merangkak naik. Diantaranya wisata Kayangan Api yang terletak di tengah hutan lindung Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Hanya saja obyek wisata alam api abadi tersebut belum dikenakan tiket masuk bagi pengunjung oleh petugas wisata kayangan api.
Koordinator Wisata Kayangan Api, Sarji, mengatakan, setelah dibukanya kembali obyek wisata hingga akhir bulan September jumlah pengunjung mengalami kenaikan jika dibandingkan saat ditutup karena adanya wabah covid-19.
“Dulu sebelum dibuka lagi, hari-hari biasa jumlah pengunjung yang datang sekira 40 sampai 50 pengunjung. Setelah dibuka, sekarang meningkat menjadi 60 sampai 80 pengunjung,” kata Sarji, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (07/10/2020).
Kusus untuk hari Minggu, lanjut Sarji, saat pandemi biasanya yang datang hanya berkisar 250. Sekarang setelah dibuka meningkat jadi 300 sampai 400 pengunjung.
“Pengunjung meningkat, tapi belum dikenakan tiket masuk alias gratis,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Budaya Dan Pariwisata Bojonegoro, Budiyanto, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, terkait belum diberlakukannya tiket masuk wisata Kayangan Api, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.(fin)