Camat : Kebutuhan Air Bersih di Wilayah Gayam Masih Tercukupi

Camat Gayam Agus Hariana

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Pemerintah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyampaikan hingga hari ini belum ada satupun desa di wilayahnya yang mengajukan bantuan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Belum ada. Kalau ada pasti saya tahu, karena permintaan bantuan air bersih harus ada rekomendasi atau sepengetahuan kecamatan,” tegas Camat Gayam, Agus Hariana Panca Putra kepada suarabanyuurip.com, Minggu (18/10/2020).

Menurutnya kebutuhan air bersih sampai saat ini masih tercukupi. Karena desa-desa di wilayah ring satu Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu – sebutan lain Kecamatan Gayam- telah memperoleh program air bersih yang dikelola oleh Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) di masing-masing ada.

“Program itu sangat membantu warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” tandas mantan Kepala Dinas Perdaganan Bojonegoro itu.

Senada ditegaskan Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Nadief Ulfia. Ia menyampaikan, sampai hari ini belum ada desa di wilayah Gayam yang mengajukan bantuan air bersih ke BPBD. 

“Belum ada,” tegasnya. 

Baca Juga :   Pemilik Warkop Pangkon Membandel

Dijelaskan, data terakhir jumlah desa yang memengajukan bantuan air bersih sebanyak 69 dusun 40 desa di 16 Kecamatan. Sebagai bentuk antisipasi kekeringan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui BPBD Bojonegoro menyiapkan 1.000 tangki air yang akan didistribusikan di wilayah terdampak kekeringan.

“Desa yang terakhir mengajukan dropping air bersih adalah Desa Sukorejo, Kecamatan Malo, dan Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem,” pungkasnya.(suko) 


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *