Transformer Bumblebee, Ikon Baru Wisata Grogoland Waterfun

21185

SuaraBanyuurip.comArifin Jauhari

Bojonegoro – Pengunjung Wisata Grogoland Waterfun di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini bisa berfoto dengan salah satu tokoh fiksi dalam film Transformer, Bumblebee mulai hari ini, Minggu (18/10/2020).

Keberadaan Transformer Bumblebee kedepan tentu semakin meningkatkan wisatawan berkunjung, dan menjadikan ikon baru bagi Wisata Grogoland Waterfun.

“Anak-anak saya tertarik minta foto”, kata Andi, salah satu pengunjung yang memfoto kedua anaknya dengan Bumblebee, kepada Suarabanyuurip.com.

Bumblebee, tokoh rekaan pendamping Optimus Prime dalam fim transformer tersebut sejatinya adalah sebuah kostum robot berbahan karet, yang dikenakan oleh Benny, seorang pengusaha wahana wisata asal Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Benny mengaku, baru pertama kali mencoba keberuntungan menjadi spot foto di wisata Grogoland. Empat hari sebelumnya dia berada di Taman Mumbul Kalianyar.

“Saya kesini diajak teman, yang punya jualan kebab, selama tiga minggu dagang disini katanya ramai, terus saya disuruh nyoba kesini,” katanya.

Menurut bapak dua anak ini, prospeknya cukup bagus. Terbukti selama dua jam saja bisa mengumpulkan Rp. 35.000.

Baca Juga :   Kayangan Api Gratis, Jumlah Kunjungan Wisatawan Terus Meningkat

“Padahal tarifnya belum saya tentukan, masih seikhlasnya,” ujarnya.

Biasanya sekali foto minta tarif Rp 5.000. Tetapi karena masih penjajakan, tarif itu belum dikenakan. Rata-rata hasil yang didapatkan Rp.100.000 per harinya pada empat hari sebelumnya di wisata taman mumbul.

“Rencananya bumblebee akan saya tempatkan di grogoland, untuk yang optimus prime tetap di kalianyar,” jelasnya.

Pemilik wahana rumah balon di taman mumbul ini mengungkapkan, kostum bumblebee didapatkan secara daring seharga Rp. 2.500.000, belum ditambah ongkos kirim dari Bandung.

“Kostum ini second, Mas. Kalau yang baru jelas lebih mahal,” ucapnya.

Benny menargetkan, modalnya bisa kembali dalam waktu sepuluh minggu. Dengan cara menyisihkan 30% dari pendapatanya per hari.

“Selebihnya untuk tambah kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Sementara itu, Agus Wahyudi, Pengelola Wisata Grogoland Waterfun, mengaku senang dengan kehadiran Benny. Menurut yang juga Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Ngunut ini, tokoh transformer yang dikenakan Benny bisa menambah daya tarik wisata grogoland.

“Untuk Mas Benny, kami belum membicarakan soal uang kontribusi. Nanti saja kalau pihaknya sudah mendapatkan keuntungan yang jelas, baru kita bahas bagi hasilnya berapa dengan pihak kami,” ungkapnya.(fin)

Baca Juga :   Bangkitkan Budaya Gotong-royong di Blok Cepu, Warga Ringintunggal Kerja Bhakti

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *