SuaraBanyuurip.com -Â Ekopurnomo
Bojonegoro – Dari 25 rumah yang diusulkan Pemerintah Desa Bakalan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sebanyak 10 rumah warga miskin mendapat program rumah tidak layak huni (RTLH). Sekarang ini pembangunannya sedang berlangsung.Â
Kepala Desa Bakalan, Subari menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah karena telah merealisasikan usulan Pemdes Bakalan untuk program RTLH.
“Ini sangat membantu warga tidak mampu untuk mendapatkan rumah layak huni,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Senin (9/11/2020).
Kepala Seksi Pemerintahan Desa Bakalan, Agus Widodo menambahkan dari 10 nama warga miskin yang mendapatkan bantuan RTLH sesuai daftar yang di camtumkan Dinas Cipta Karya, dan Perumahan Bojonegoro.
“Saat ini pada tahap pengerjaan pondasi dan pemasangan herbel. Pekerjaannya sistem borongan Rp.2.500.000 per unit,” jelasnya.
Ke 10 warga miskin penerima program RTLH yakni di Dusun Bakalan adalah Sukar warga RT.006/RW.001, Sumiran warga RT.003/RW.002, Pani warga RT.005/RW.001, dan Soleman warga RT.005/RW.001.
Kemudian di Dusun Pipil, Hendrik warga RT.003/RW.003. Di Dusun Benet adalah Mujianto warga RT.002/RW.004), Ngali warga RT.001/RW.005, Sapari warga RT.002/RW.005, Samiran warga RT.002/RW.005. Di Dusun Jambangan yaitu Sugeng warga RT.003/RW.007.
“Kami berterima kasih kepada Pemdes Bakalan, Pemerintah Kecamatan Tambakrejo serta Pemkab Bojonegoro yang sudah berkenan membantu. Ini jadi sumber semangat kami untuk berusaha maju,” ujar Sapari, salah satu penerima program RTLH.(eko)