Meski Belum Pasti Waktu Keberangkatan, 1.464 CJH Bojonegoro Lakukan Pelunasan

21439

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Sebanyak 1.464 calon jamaah haji (CJH) telah melakukan pelunasan biaya haji meski belum ada kepastian kapan CJH akan diberangkatkan ke Tanah Suci. CJH yang gagal berangkat akan tetap menjadi prioritas untuk tahun depan.

Kasi Pelaksana Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Masduki mengatakan, ada kebijakan Kementerian Agama KMA 494/2020 yang membatalkan keberangkatan jamaah haji tahun 2020 akibat adanya pandemi Covid-19. Namun, untuk CJH tahun ini gagal berangkat tetap akan menjadi prioritas.

“Juga Kemenag telah menyiapkan opsi-opsi untuk CJH,” katanya, Rabu (18/11/2020).

Dia menjelaskan, ada tiga opsi di antaranya jemaah diberangkatkan jika masa pandemi Covid-19 telah dinyatakan berakhir. Opsi kedua, jamaah diberangkatkan jika masa pandemi Covid-19 berakhir dan vaksin sudah ada. Dan opsi ketiga, jamaah batal diberangkatkan jika pemerintah Arab Saudi tidak memberikan kuota kepada pemerintah Indonesia.

“Dan untuk keberangkatan CJH tahun depan belum ada keputusan. Apakah CJH jadi diberangkatkan atau tidak. Jika batal akan dilanjutkan pada keberangkatan 2022,” katanya kepada SuaraBanyuurip.com.

Baca Juga :   Ketika Kapolsek dan Danposramil Gayam Saling Menyuapi Makan

Masduki menambahkan, sebanyak 1.558 jamaah haji di Bojonegoro diundang melakukan pelunasan. Namun, hanya 1.464 calon jamaah haji telah melakukan pelunasan biaya haji. Sedangkan, ada 94 CJH yang tidak melakukan pelunasan biaya haji.

“Nantinya, jamaah haji yang tahun ini batal berangkat tetap akan menjadi prioritas,” ujar Masduki. (jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *