Warga Pinggiran Hutan Sekitar Lapangan Gas JTB Panen Enthung

21463

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Warga masyarakat pinggiran hutan jati sekitar lapangan gas Jambaran-Tung Biru (JTB) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dalam beberapa hari ini mulai asyik berburu kepompong atau yang biasa disebut Enthung.

Kebiasaan tahunan ini dilakukan mereka setiap musim hujan. Dimana daun jati mulai tumbuh setelah sekian bulan meranggas ketika musim kemarau. Daun jati yang sebelumnya meranggas menjadi tempat favorit enthung.

“Bisa dipastikan setiap tahun dimusim hujan panen enthung,” kata seorang pencari enthung, Munaji, saat ditemui Suarabanyuurip.com di hutan RPH Gledegan, BKPH Clangap, KPH Bojonegoro, Senin (23/11/2020).

Warga Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari ini mengatakan, tak sedikit warga pinggiran hutan jati sekitar proyek lapangan Gas JTB mencari enthung. Ia mengaku enthung yang didapat dikonsumsi sendiri, dan tidak dijual.

“Saya buat lauk makan sendiri. Kalau mau dikonsumsi, enthung cukup dicuci lalu digoreng gunakan bumbu dapur, dimakan dengan nasi rasanya enak dan gurih,” ujarnya.

Warga desa sekitar proyek JTB ini menambahkan, tidak semua orang bisa menikmati gurihnya enthung karena kerap menimbulkan alergi.

Baca Juga :   Karyawan SPBU Terima THR

“Kalau tidak biasa makan, bisa biduren atau alergi,” ujar Munaji.

Berbeda dengan Podo. Pria berkulit sawo matang ini mengaku, enthung yang didapat tidak semua dikonsumsi sendiri. Sebagian dijual, bila ada yang mau membelinya. Sehari bisa mendapatkan enthung dua sampai tiga botol Aqua besar.

“Satu botol aqua berisi enthung, saya hargai Rp50.000. Lumayan bisa buat tambahan penghasilan,” sambung Podo, yang juga warga Desa Ngrejeng.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *