Sering Geser, Dishub Las Pagar Peringatan

21499

SuaraBanyuurip.comArifin Jauhari

Bojonegoro – Guna menahan pagar peringatan penutupan tidak geser, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan pengelasan di pintu selatan Jembatan Glendeng penghubung Bojonegoro-Tuban, Jawa Timur.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bojonegoro, Didik, mengungkapkan, pagar besi beroda berisi informasi pengalihan lalu lintas tersebut sering bergesar terkena muatan kendaraan roda tiga. Pihaknya mengistilahkan dengan sebutan Tossa Kribo, disebabkan muatan rumput dalam baknya berbentuk menyerupai rambut kribo.

“Pengelasan ini kita lakukan, agar arus lalu lintas roda dua yang melintas dapat lancar di kedua sisi pagar peringatan,” ungkap Didik, kepada SuaraBanyuurip.com, Jum’at (27/11/2020) saat melakukan peninjauan di jembatan glendeng.

Pergeseran pagar besi tersebut juga mengakibatkan lebar salah satu sisi celah pagar penutup jembatan. Sehingga timbul penumpukan roda dua didalam ruas jembatan. Disebabkan arus kendaraan keluar masuk jembatan hanya satu celah.

Didik menambahkan, meskipun kajian Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jawa Timur (Jatim) membolehkan jembatan penghubung Bojonegoro-Tuban tersebut dilalui hanya untuk roda dua dan pejalan kaki, tetapi pada prakteknya sering pula dilalui kendaraan angkutan beroda tiga.

Baca Juga :   Artis Si Doel Tak Jadi Datang, Agrowisata Belimbing Tetap Ramai

“Nanti setelah dilakukan pengelasan akan tersisa ruang masing-masing celah kiri dan kanan selebar 145cm. Ini cukup untuk kelancaran lalu lintas kendaran roda dua. Tujuannya jelas, tentunya demi keselamatan para pengguna jalan yang melintasi jembatan glendeng,” ujarnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *