54 Rumah di Sukorejo Terendam Banjir, Warga Memilih Bertahan

21521

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro – Kiriman air dari wilayah selatan menyebabkan 54 rumah di Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur terendam banjir. Ketinggian air berbeda-beda dan paling tinggi mencapai 70 cm. Namun, warga setempat memilih bertahan dan enggan mengungsi.

Kepala Desa Sukorejo Budi Supriyatno mengatakan, sebanyak 54 rumah yang berdiri di tanah milik Perhutani terendam banjir kiriman dari Desa Kunci, Kecamatan Dander, air diperkirakan datang pada Senin (30/11/2020) sekitar pukul 02.00 pagi. Hingga kini ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

“Namun, ketinggian air sudah sedikit mengalami penurunan,” katanya,Senin (30/11/2020).

Dia mengatakan, meski air memasuki rumah, namun warga setempat memilih bertahan dan enggan mengungsi. Meskipun pemerintah desa (pemdes) telah menyediakan tempat sementara di balai desa. Warga terdampak, lanjut dia, telah diberikan bantuan dari pemdes seperti makanan dan kebutuhan pokok lainnya.

“Warga memilih bertahan di rumah masing-masing, alasannya genangan air tidak akan bertahan selama dua hari,” ujarnya kepada SuaraBanyuurip.com.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Nadief Ulfia mengatakan, sebagian rumah warga Desa Sukorejo tepatnya di TPK terendam banjir. Sampai saat ini, tren ketinggian air mengalami kenaikan mencapai 50 hingga 70 cm.

Baca Juga :   Angin Kencang Robohkan Pepohonan di Seputaran Kota Bojonegoro

Banjir, lanjut dia, juga merendam padi seluas 53 hektare yang sudah berumur 2 minggu dan jalan poros desa sepanjang 1,2 kilometer (km) juga fasilitas umum seperti musola desa. Namun, sampai saat ini pengungsi belum ada.

“Sementara tindakan yang dilakukan dari Pemdes Sukorejo sudah memberi bantuan nasi bungkus kepada warga yang terdampak,” katanya. (jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *