Jembatan Glendeng Ditutup, Warga Simo Buka Jasa Penyeberangan

21614

SuaraBanyuurip.comArifin Jauhari

Bojonegoro – Ditutupnya Jembatan Glendeng pada Jumat (04/12/2020) lalu, akibat tembok penahan jembatan ambrol. Sehingga membuat jarak tempuh warga dari Bojonegoro menuju Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menjadi jauh karena harus memutar lewat Ponco melalui Jembatan Kaliketek, pun sebaliknya.

Disisi lain, dampak tersebut rupanya ditangkap oleh Zainal Ma’arif, Santo, dan Wahyudi, warga Desa Simo, Kecamatan Soko. Ketiganya berinisiatif membuka jasa penyeberangan yang menghubungkan Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro dengan Desa Simo, Kecamatan Soko.

“Saya sudah minta izin Pak Kepela Desa (Kades) Simo dan Pak Kades Kalirejo. Alhamdulillah di izini. Lagipula, ini kan buat bantu warga juga, agar tidak perlu jauh-jauh memutar,” kata Zainal Ma’arif, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (11/12/2020).

Pria yang akrab disapa Japrak ini mengaku, rencana akan memulai aktivitas penambangan mulai besok. Dengan menggunakan perahu.

“Hari ini masih menyiapkan sesek untuk sandaran perahu ketika menepi. Kalau seseknya selesai, selamatan dulu memanjatkan doa, agar diberikan keselamatan dan kelancaran oleh Allah SWT, dan baru buka tambangan, Mas,” ujar Wahyudi.

Baca Juga :   Pemdes Katur Tuntut Pertanggungjawaban PP

Sementara itu Gatot, warga Kalirejo mengaku, senang akan dibukanya jasa penyeberangan atau penambangan, karena tak lagi memutar jauh jika hendak pergi ke Desa Simo.

“Saya malah senang kalau besok ada tambangan baru disini, jadi kalau mau kirim dagangan ke Simo tidak perlu muter jauh lagi,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Kabid Lalin Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Eko Edi Isnaryanto, mengaku, belum mendapat pemberitahuan sampai kapan Jembatan Glendeng akan dibuka kembali.

“Belum ada informasi terkait hal itu. Kalaupun ada pemberitahuan berkaitan dibukanya kembali, tentu kami akan koordinasikan dengan pihak terkait, demi keselamatan warga pengguna akses jembatan. Sampai hari ini belum ada pemberitahuan,” tutupnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *