Kembangkan Bisnis, BUMDes Pelem Mandiri Budidaya Sapi Breeding

21612

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pelem Mandiri, Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berupaya mengembangkan unit bisnisnya disektor peternakan, yaitu budidaya sapi anakan atau breeding. Stimulasi modal usaha berupa 20 ekor sapi indukan diserahkan oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC), operator proyek  pengembangan Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB).

Stimulasi modal usaha ini merupakan bagian dari kegiatan program pemberdayaan masyarakat sekitar area operasi, yaitu Program Berdesa dan Berdaya dengan BUMDes yang didampingi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Asosiasi untuk Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Ademos) sebagai mitra pelaksanaan program.

Kegiatan pendampingan terhadap BUMDes seperti, fasilitasi, asistensi dan konsultasi manajemen organisasi, manajemen keuangan, manajemen produksi, rembug penyusunan standar operasional prosedur teknis usaha dan keuangan BUMDes telah selesai dilaksanakan.

“Kami Pemerintah Desa (Pemdes) Pelem, berterimakasih kepada PEPC dan Ademos selaku mitra pelaksana program. Semoga bantuan modal usaha BUMDes Pelem Mandiri ini dapat menjadi berkah dan terus berkembang. Sehingga dapat meningkatkan mata pencaharian warga kami,” kata Kepala Desa Pelem, Sudawam, dalam sambutannya diacara serah terima stimulasi modal usaha BUMDes dihadapan 20 warga penerima sapi, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Bumdes, dan Camat Purwosari di balai desa setempat, Kamis (10/12/2020).

Baca Juga :   Rekomendasi Jam Tangan Bonia, Bikin Anggun dan Elegan

Sementara Camat Purwosari, Sugeng Firmanto, berharap agar BUMDes dapat mengelola program ini dengan baik, sehingga tujuan utama terbentuknya BUMDesa agar dapat berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa benar-benar dapat terwujud. Yakni kedepan BUMDesa dapat menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Seluruh pihak yang terlibat dalam usaha pengembangan BUMDesa, harus punya tekad dan komitmen untuk mengembangkan unit usaha yang dirintis untuk keberlanjutan program ini,” tandas Sugeng Firmanto.

Pemdes Pelem juga menyampaikan tentang mekanisme bagi hasil yang disepakati sebelumnya antara BUMDesa dengan pihak peternak, yaitu 50% untuk BUMDesa dan 50% untuk peternak dari hasil anakan sapi nantinya.

Dalam acara ditandai dengan serah terima secara simbolis bantuan modal usaha 20 ekor sapi dari PEPC kepada ketua BUMDes Pelem Mandiri.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *