GP Ansor Bojonegoro Garap Program EMCL di Delapan Desa

21669

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Program Pengembangan Masyarakat (PPM) 2020 ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerja sama dengan GP Ansor Bojonegoro, Jawa Timur mulai dilaksanakan. Program tersebut berupa pembangunan infrastruktur publik untuk delapan desa di Kecamatan Kalitidu, Kecamatan Bojonegoro dan Kapas. 

Pelaksanaan program ditandai dengan dilaksanakannya musyawarah pelaksanaan di Balai Desa Mulyoagung Kecamatan Bojonegoro, Jum’at (18/12/2020).

“Kami mengucapkan terimakasih kepada EMCL. Dan bersama Timlak akan melaksanakan program tersebut dengan baik dan bertanggungjawab,” ujar Kepala Desa Mulyoagung, Sawiyono.

PPM di Mulyoagung akan digunakan untuk pembangunan Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS). Sawiyono menargetkan, awal tahun 2021, pembangunan fisik akan dimulai. Saat ini, finalisasi perencanaan dan pembersihan lokasi pembangunan.

“Karena lokasinya di tepi Bengawan Solo, kami akan memperhatikan situasi banjir pada musim penghujan ini,” imbuhnya.

Hasti Asih, perwakilan Humas EMCL dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen perusahaan asal USA tersebut untuk terus mendukung kegiatan masyarakat Bojonegoro. 

“Kami meminta masyarakat Mulyoagung untuk bersinergi dalam menjaga asset Negara yang dikelola oleh EMCL,” pinta mantan penyiar radio ini kepada masyarakat setempat.

Baca Juga :   PEPC Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Publik

Camat Bojonegoro, Mohlisin, dalam sambutannya menyambut baik program EMCL yang dikerjasamakan dengan GP Ansor.

“Insyaallah, meski kesempatan pertama, Ansor akan mampu mengawal program ini dengan baik,” tandas alumni STPDN tersebut dengan antusias.

Ketua GP Ansor Bojonegoro, Mustakim mengungkapkan, PPM yang didampingi ini berada di delapan desa. Yakni di Desa Sukoharjo Kecamatan Kalitidu, Desa Pacul, Mulyoagung dan Kalirejo Kecamatan kota Bojonegoro. Sisanya di Desa Wedi, Sembung, Sambiroto dan Ngampel turut Kecamatan Kapas.

“Pada tahapan sosialisasi sebelumnya, sudah disepakati beberapa jenis kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Timlak. Ada yang pengeboran sumber air, penampungan air, balai desa dan lainnya. Sesuai prioritas masing-masing desa,” terang Mustakim melalu keterangan tertulisnya yang dikirim kepada suarabanyuurip.com.(suko) 



»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *