Bersama EMCL, LIMA 2B Gelar Musyawarah Program Patra Daya

21699

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LIMA2B) bersama ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menggelar kegiatan Musyawarah Pelaksanaan Program Aksi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat (Patra Daya) Tahun 2020 di Gedung Karang Taruna Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (22/12/2020).

Musyawarah desa (Musdes) tersebut membahas rencana peningkatan fasilitas Pasar Desa Gayam. Rencananya, pasar yang sebelumnya sudah dibangun EMCL akan dituntaskan pembangunannya dengan mendirikan kios-kios tambahan yang dibutuhkan masyarakat. Penambahan tersebut merupakan hasil perhitungan agar pasar mampu mandiri dalam beroperasi dan memberikan hasil untuk pembangunan desa ke depan.

Hadir dalam musyawarah Kepala Desa, Perangkat Desa, Ketua dan anggota BPD, Ketua RT dan RW, karang taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan EMCL, dan LIMA 2B sebagai pendamping program.

Kepala Desa Gayam (Kades), Winto, berpesan kepada masyarakat yang menjadi Tim Pelaksana (Timlak) pembangunan agar bertanggungjawab dalam melaksanakan pembangunan sesuai yang telah direncanakan bersama.

Baca Juga :   KPU Tuban Mentahkan Peta Rawan TPS Bawaslu

“Baik dalam bentuk pembangunan fisik maupun akuntabilitas timlak, sehingga bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Winto.

Menurut kades ring 1 Banyu Urip, Blok Cepu ini, program infrastruktur bantuan EMCL tahun ini dialokasikan untuk pasar agar segera bisa beroperasi.

“Jika kita berinvestasi di sini, kelak desa akan mendapatkan hasilnya,” imbuhnya.

Sementara perwakilan EMCL, Almaliki Ukay S. Subqy, mengatakan, bahwa program ini bagian dari komitmen EMCL untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah Operasi Lapangan Banyu Urip. Melalui dukungan tersebut, diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Kita tahu mungkin hari ini produksi minyak kita tinggi, namun kita perlu rencana jangka panjang agar potensi desa bisa berkembang,” ucapnya.

Pria yang biasa disapa Malik itu menegaskan, bahwa program yang dilaksanakan merupakan dukungan terhadap program pembangunan Pemerintah. EMCL berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah agar saling melengkapi untuk percepatan pembangunan.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang terus mendukung kegiatan proyek Negara dì Lapangan Banyu Urip. Dengan dukungan masyarakat, operasi di Lapangan Banyu Urip bisa berlangsung aman, selamat, dan lancar. Sehingga mampu menyumbangkan manfaat dan keberkahan untuk Bojonegoro,” pungkasnya.(sam)

Baca Juga :   TBS Jadi Titik Awal, Bupati Setyo Wahono Gaungkan Kebangkitan Kerja Bakti di Bojonegoro

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *