SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Sriyadi Purnomo kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah Bojonegoro (Dekopinda) Bojonegoro, Jawa Timur, periode 2020 – 2025. Sriyadi terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) kemarin di Aula PKP- RI Jalan Basuki Rahmad. Agenda Musda diantaranya penyampaian LPJ Pimpinan Dekopinda 2015-2020, pemilihan Ketua dan pimpinan Dekopinda 2020-2025, dan penyusunan renstra 2020-2025 dan program kerja 2021.
Ketua Dekopinda Bojonegoro Sriyadi Purnomo menjelaskan Musda ini merupakan amanat, jadi wajib dilaksanakan Dekopinda meskipun di tengah kondisi pandemi belum berakhir, tentu dengan memperhatikan protokol penanganan Covid 19.Â
“Salah satunya, dengan acara yang mengundang anggota secara terbatas (hanya perwakilan gerakan koperasi),” ujarnya.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur pada kuartal pertengahan 2020 mencapai 5,89%, relatif sangat baik meski di tengah kondisi pandemi. Pencapaian angka tersebut salah satunya ditunjang oleh peranan koperasi dan UMKM, termasuk peranan dari Kabupaten Bojonegoro. Bojonegoro beberapa kali pernah dinobatkan sebagai kabupaten penggerak koperasi baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Dekopinda Bojonegoro selama ini berupaya konsisten agar mampu berkiprah di tengah keterbatasan yang dimiliki untuk menjadi mitra pemerintah dalam hal menjalankan Tupoksinya sesuai yang diatur dalam UU No. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian. Dalam menyusun Rencana strategis dan Program Kerja tahun 2021, Dekopinda telah memperhatikan kesesuaiannya dengan RPJMD Kabupaten Bojonegoro Tahun 2018-2023 sehingga agenda-agenda tertuang dalam program kerja bisa sinergis dan seiring sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten,” bebernya.Â
Di tempat yang sama, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menjelaskan Bojonegoro sudah memiliki regulasi yang sangat potensial dalam pengembangan koperasi dan UMKM. Yaitu dengan adanya peraturan daerah (Perda) No. 2 tahun 2020 tentang pengembangan dan perlindungan koperasi dan usaha mikro.
Bu Anna, panggilan akrab Bupati Bojonegoron berharap semua pihak dapat konsisten sehingga mampu menjadikan payung hukum tersebut untuk menjawab tantangan diantaranya, kemudahan perijinan, terbukanya iklim investasi bagi koperasi, smakin berkembangnya usaha koperasi, fasilitasi kemitraan, fasilitasi pemenuhan sistem digitalisasi koperasi sesuai perkembangan jaman, dan lain lain.
“Diharapkan agar Dekopinda kedepan memperbaiki manajemen sehingga dapat melayani anggota secara maksimal. Agar gerakan koperasi ikut berpartisipasi bersma pemerintah dalam melakukan pembangunan di Bojonegoro,” harapnya. Â
Pimpinan DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto menyampaikan terimakasih atas pengabdian pimpinan Dekopinda yang selama ini berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. Â
“Kalau DPRD menampung aspirasi rakyat, maka Dekopinda (dewan koperasi Indonesia) menampung aspirasi koperasi-koperasi,” ujarnya.(suko)