Tak Ingin Tergantung Migas, Pemdes Ngampel Fokus Kembangkan Ekonomi Berkelanjutan

21727

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tak ingin tergantung pada migas yang ada di daerahnya. Karena itu, untuk mengangkat ekonomi berkelanjutan pemdes mengusulkan pelatihan kewirausahaan kepada operator Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field.

Kepala Desa Ngampel Purwanto mengatakan, sumber daya alam (SDA) migas yang berada di Lapangan Ring 1 Sukowati Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field tidak dapat diperbarui. Karena itu, untuk pemberdayaan masyarakat agar tidak tergantung pada migas pada 2021 mengusulkan kewirausahaan.

“Pemdes berkeinginan untuk mengembangkan ekonomi keberlanjutan dan agar masyarakat lebih kreatif,” katanya, Kamis (24/12/2020).

Dia mengatakan, nantinya dalam usulan akan lebih ditekankan pada tiga hal, yakni seperti peternakan, pertanian, dan peningkatan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Juga, lanjut dia, dari Karang Taruna dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) akan dilibatkan.

“Sehingga, masyarakat bisa lebih mandiri secara ekonomi. Misalnya, UMKM di Desa Ngampel sudah banyak yang berkembang seperti keripik tempe dan tahu,” kata Purwanto.

Baca Juga :   Pabrik Gas Bojonegoro Ditarget Produksi 15 Ton LPG

Mantan TNI-AL inimenjelaskan, melalui usulan  program Corporate Social Responsibility (CSR) pada 2021 mendatang pihaknya tetap membutuhkan pendampingan dari Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field.

“Pendampingan perlu dilakukan karena untuk membantu kelancaran program,” ungkap Purwanto.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *