SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) pada 2021 mendatang belum ada aturan perpanjangan. Namun, BLT DD di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur untuk sementara masih tetap dianggarkan.
Tenaga Ahli (TA) P3MD di DPMD atau PIC BLT DD Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, M. Fathur Rochman mengatakan, belum ada aturan tertulis untuk perpanjangan BLT DD. Akan tetapi Permendes No. 13 tentang prioritas penggunaan DD masih diminta untuk menganggarkan BLT DD pada 2021 mendatang.
“Hingga kini, masih ada desa-desa yang mencairkan BLT DD,” katanya, Selasa (29/12/2020).
Dia mengatakan, jumlah penerima BLT DD hingga kini sudah semakin berkurang. Itu karena kriteria penerima sudah mendapat program lain dari pemerintah. Selain itu, yang terdampak virus korona juga sudah berkurang.
“Karena itu, jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) sudah semakin berkurang,” kata Fathur.
Dia mengatakan, realisasi BLT DD tahap tujuh dan delapan sama. Ada 165 desa telah mencairkan yang diterima 8.134 KPM dengan total dana tersalurkan Rp 2.440.000.000. Sedangkan untuk tahap sembilan ada 157 desa telah mencairkan yang diterima 7.407 KPM dengan dana tersalurkan sebesar Rp 2.221.900.000.
“Tentunya total penyaluran atau desa yang mencairkan BLT DD berbeda dibandingkan dengan tahap satu hingga enam. Dari segi penerima, tahap lanjutan ini jumlahnya lebih sedikit,” katanya.(jk)