SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Meski belum terbangun keseluruhan, pembangunan Poros Umum Kecamatan (PUK) dari aspal menjadi cor cukup menjadikan arus lalulintas lancar. Namun juga menjadikan rawan kecelakaan karena terdapat beberapa titik pembangunan belum diselesaikan.
PUK Ngasem-Ngambon, turut Desa Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tepatnya dekat lapangan sepak bola desa setempat, misalnya.
“Di titik dekat lapangan bola Desa Trenggulunan, itu sering membuat pengendara jatuh, utamanya pengendara sepeda motor,” kata warga Desa Trenggulunan, Kusmindar, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (02/01/2021).
Sering terjatuhnya pengendara motor rata-rata mereka tidak tahu jika dititik ujung jalan cor dan jalan masih aspal terdapat banyak pasir campur koral dengan membentuk kubangan karena belum diratakan. Sehingga menjadikan kondisi rawan kecelakaan.
“Rata-rata pengendara motor yang jamping kemudian terjatuh dititik tersebut dari arah Utara. Apalagi kalau malam dan habis hujan sering sekali pengendara terjatuh. Meski tidak sampai fatal,” tandasnya.
Pria ramah ini berharap, pihak terkait segera memperbaiki sebelum memakan korban lebih banyak lagi.
“Mudah-mudahan segera diratakan dengan aspal. Sehingga menjadikan pengendara nyaman,” imbuhnya.
Dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas (Kadin) Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Penataan Ruang, Retno Wulandari, terkait hal tersebut hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.(fin)