Bandara Ngloram Akan Layani Penerbangan Jakarta-Balikpapan dan Daerah Lain

21809

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora -  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan diaktifkannya kembali Bandara Ngloram Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, telah lama menjadi impian masyarakat. Impian tersebut terwujud dengan segera dibukanya layanan penerbangan komersial di bandara ini.   Ganjar mengaku masih ingat betul saat pertama datang ke lokasi Bandara Ngloram kondisinya masih mengenaskan.

“Saya inget dulu saat makan opor di depan sana, dikasih tahu belakang ini bandaranya. Kemudian saya lihat kondisinya. Wah ini bisa dikembangkan,” kata dia saat mendampingi kunjungan tiga menteri meninjau Bandara Ngloram, Minggu (3/1/2021).

Ganjar mengungkapkan pembangunan Bandara Ngloram ini melalui proses panjang. Karena itu, ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak baik pemerintah pusat maupun daerah atas terlaksananya pekerjaan pembangunan bandara.

Menurut dia, keberadaan Bandara Ngloram tidak hanya untuk bisnis Migas. Sektor lain seperti perdagangan, pariwisata, ekonomi dan lainnya akan terangkat.

“Kalau nanti ini sudah dibuka, pasti akan dahsyat,” tegas Ganjar.

Selain Ngloram, lanjut dia, beberapa bandara lain di Jawa Tengah juga sedang dikebut penyelesaiannya. Diantaranya Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga dan Bandara Dewadaru Karimunjawa.

Baca Juga :   Mas Teguh Kunjungi Perajin Pelepah Pisang Kadungrejo

“Bandara Semarang sudah jadi bagus, Purbalingga dan Dewandaru sedang on going proses. Ini konektivitas yang bagus, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ungkap politikus PDI-Perjuangan ini.

Direktur Bandar Udara, Kementerian Perhubungan, Nafhan Syahroni menjelaskan, bahwa pembangunan bandara Ngloram ditargetkan selesai tahun ini.

“Progres pekerjaan kami sudah membangun landasan pacu 1.500 meter dengan lebar 30 meter. Pembangunan taxiway dan apron juga sudah selesai dibangun. Terminal sudah dalam proses dan progresnya sekitar 35 persen,” sambung Nafhan.

Beberapa pekerjaan, lanjut dia, akan diselesaikan tahun ini diantaranya menambah landasan pacu menjadi 1.600 meter, terminal termasuk pemenuhan sarana-prasarana. 

“Tahun ini ditargetkan rampung 100 persen,” tegasnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan Bandara Ngloram merupakan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah. Dia mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Jateng, Bupati Blora dan jajaran Forkompimda yang telah memberikan dukungan penuh.

“Sekarang sudah terlihat hasilnya. Nantinya, bandara ini bisa digunakan untuk pesawat jenis ATR72 dengan kapasitas 72 penumpang,” katanya didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mesesneg) Pratikno dan Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono.

Baca Juga :   Berkat Stimulan EMCL, KSP Rajekwesi Berkembang Pesat

 Meski kategori bandara kecil, namun Bandara Ngloram nantinya dapat melayani penerbangan dari Jakarta, Balikpapan dan daerah lainnya. Dengan begitu, maka konektivitas masyarakat Blora dan sekitarnya akan semakin baik.

“Apalagi di sini banyak usaha perminyakan. Memang dibutuhkan konektivitas agar lebih mudah. Terlebih daerah sini jauh dari Semarang, Solo atau Cilacap, jadi memang butuh bandara,” pungkasnya.(ams) 


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *