SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Kelompok ternak Ustan Mandiri di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, setiap tahunnya menjadi langganan menimba ilmu bagi para pelaku usaha ternak, baik sapi maupun kambing.
Tak hanya dari para kelompok ternak saja, namun juga dari para pelajar yang magang belajar tentang dunia peternakan di Ustan Mandiri yang terbilang sukses dalam dunia ternak sapi di sekitar proyek Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tung Biru (JTB).
Ketua Kelompok Ternak Ustan Mandiri, Muhammad Ali, mengatakan, di awal tahun 2021 ini, sebanyak 10 siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sekar, jurusan Agribisnis Ternak Rumenansia (ATR) sedang magang di Ustan Mandiri selama kurang lebih enam bulan.
“Adik-adik dari SMKN 1 Sekar sudah sejak 4 Januari magang disini, dan rencananya sampai bulan Juni 2021 mendatang,” kata Muhammad Ali, saat ditemui Suarabanyuurip.com di kediamannya, Rabu (6/1/2021).
Warga desa ring satu ladang gas JTB ini menjelaskan, materi awal yang diberikan tentang pakan hijauan ternak. Karena pakan ini sangat penting yang harus disiapkan pertama bagi peternak.
Setelah itu baru materi pembuatan pakan permentasi, kosentrat dan lain sebagainya. Kemudian menginjak dimateri pembuatan kandang, dan berikutnya baru penyeleksian bibit.
“Dalam seminggu hanya sekali diberikan materi pemahaman sebagai bentuk teori. Selebihnya semua praktek lapangan langsung. Tujuannya agar cepat paham, karena dipraktek ini yang agak sulit jika tidak diajari penerapan secara langsung,” tandasnya.
Pria ramah ini mengaku, sangat bersyukur Ustan Mandiri dalam setiap tahunnya menjadi tempat belajar para pengusaha ternak dan pelajar untuk saling belajar dalam dunia peternakan. Diharapkan selepas belajar di Ustan Mandiri kedepan dapat mengembangkan sendiri untuk berusaha mandiri demi meningkatkan perekonomiannya masing-masing.
“Tentu saya bersyukur dan Alhamdulillah Ustan Mandiri diminati untuk belajar usaha ternak,” ucapnya.
Ditambahkan, rencana selain pelajar dari SMKN 1 Sekar, dari Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) juga ke Ustan Mandiri.
“Beberapa hari lalu mahasiswanya sudah datang kesini memastikan tempatnya, Mas. Semoga ilmu yang didapat nantinya dapat bermanfaat,” pungkas Muhammad Ali.
Salah satu siswa kelas 11 SMKN 1 Sekar, Ahmad Hanafi, mengaku, senang bisa magang di kelompok ternak Ustan Mandiri. Karena tidak hanya soal teori saja yang diajarkan, namun juga praktek langsung dilapangan.
“Meski belum keseluruhan bisa, tapi sudah langsung faham dari materi yang diberikan,” kata siswa asal Dusun Gayam, Desa Klino, Kecamatan Sekar.
Dipilihnya jurusan ATR ini karena punya impian menjadi pengusaha ternak sukses yang mandiri. Mengingat di Sekar tempatnya cukup strategis dan cocok untuk usaha ternak. Karena merupakan daerah pegunungan dan hutan, jadi banyak lahan kosong yang mudah dicari untuk tempat tanam pakan, dan membuat kandang.
“Mengolah kotoran ternak juga mudah mencari tempatnya untuk diproses jadi pupuk kandang. Mudah-mudahan kedepan cita-cita saya terwujud,” imbuhnya.(sam)