Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Bojonegoro Resmikan Puskesmas Kepohbaru

21844

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro- Sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, Bupati Anna Mu’awanah meresmikan Puskesmas Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Senin (11/1/2021). Kini, Puskesmas Kepohbaru menerima pelayanan rawat inap dengan tenaga kesehatan yang profesional.

Kepala Dinas Kesehatan, dr Ani Pujiningrum mengatakan peresmian puskesmas ini sebagai wujud syukur atas selesainya pembangunan gedung baru. Kini petugas kesehatan bisa menjalankan pelayanan masyarakat dengan tempat yang luas dan bisa menerapkan protokol kesehatan (prokes) di masa pandemi

“Kami berterimakasih kepada Bupati yang terus memberi semangat agar Puskesmas bisa sgeera diresmikan untuk melayani masyarakat,” kata Kepala Dinkes.

Puskesmas Kepohbaru memiliki bangunan 3.895 m2 yang pada tahun 2019 dilakukan pembangunan tahap 1. Yakni meliputi pembangunan ruang IGD, ruang pelayanan, laboratorium, gudang obat, apotik, ruang KIA, ruang persalinan, ruang kerja petugas, dan ruang TU.

“Tahap 2 tahun 2020, seluas 520 meter meliputi bangunan ruang rapat inap 10 tempat tidur, isolasi tempat tidur, gudang tempat parkir, serta taman bangunan penunjang,” terangnya.

Kepala Dinkes juga menjelaskan, mulai 8 Januari 2021, Puskesmas Kepohbaru sudah beroperasi di bangunan baru. Secara bertahap akan dilakukan penunjang lain, seperti alat kesehatan, bisa rawat inap karena sebelumnya rawat jalan saja.

Baca Juga :   Parade Aksi Sehat EMCL-STIKes ICsada Meriah

“Harapan kami, dengan gedung baru ini mampu meningkatkan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Menurut Bupati Anna Mu’awanah  tahun 2021 ini puskesmas-puskesmas yang belum memadai perlu dicek oleh Dinas Kesehatan. Tujuannya agar tidak semua pasien masuk ke rumah sakit.

“Puksesmas itu membantu pelayanan rumah sakit. Jangan sampai semua berobat di rumah sakit, sehingga bisa overload,” tegas mantan politikus senayan dari PKB ini.

Bupati juga menegaskan perlunya pelayanan kesehatan secara maksimal untuk masyarakat. Puskesmas tidak perlu membeda-bedakan warga yang berobat.

“Pokoknya yang menunjukkan KTP ya dilayani. Maka ini bagian SOP, puskesmas bisa menerima pasien mana saja yang penting ber KTP Bojonegoro,” terang bupati perempuan pertama Bojonegoro ini.

Bahkan, tambah Bupati, KTP luar Bojonegoro tetap bisa dilayani kalau memang kondisinya mendesak.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *