SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Panitia Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bojonegoro, melaksanaan Muskab untuk memilih Ketua IPSI Bojonegoro periode 2021-2024 yang digelar di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (17/01/2021).
Dalam Muskab tersebut terdapat dua kandidat calon ketua, yaitu H. Endro Setyo Widodo yang mendapatkan mandat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), dan Arief Nanang dari IKS PI Kera Sakti. Kedua kandidat tersebut merebutkan 15 hak suara peserta Muskab.
Dalam pemilihan yang dilakukan secara voting, H. Endro Setyo Widodo berhasil mendapatkan suara terbanyak, yaitu 9 suara. Sedangkan Arief Nanang mendapatkan 6 suara. Dengan memeroleh suara peserta Muskab terbanyak maka H. Endro Setyo Widodo berhak memimpin IPSI Bojonegoro untuk periode 2021-2024.
Muskab yang digelar oleh Panitia ini dihadiri oleh dua orang perwakilan dari masing masing perwakilan perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid 19.
Hadir dalam Muskab IPSI Bojonegoro Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Budi Irawanto, Perwakilan Pengprov IPSI Jatim, Dispora, Bakesbangpolinmas, KONI Bojonegoro, serta perwakilan dari Kapolres Bojonegoro, dan Kodim 0813 Bojonegoro.
Wabup Bojonegoro, Budi Irawanto, dalam sambutannya menyampaikan, dalam pemilihan siapapun yang menjabat sebagai ketua kita hormati bersama agar IPSI bisa lebih maju dan memunculkan atlet atlet pesilat yang bisa maju ke tingkat Nasional.
“Mari sama-sama saling berkolaborasi agar kapasitas, kredibilitas dan kualitas IPSI Bojonegoro menjadi contoh kabupaten lain,” kata Wabup Budi Irawanto.
Mas Wawan sapaan akrabnya menambahkan, kampung pesilat di Bojonegoro perlu senantiasa dirawat dan dijadikan media pemersatu bagi organisasi pencak silat.
“IPSI tentu mempunyai peran sangat penting dalam merawat dan mengembangkan pencak silat di wilayah Bojonegoro,” tandasnya.
Pria asli Bojonegoro ini berpesan, kedepan IPSI Bojonegoro mampu mencetak banyak prestasi dibidang pencak silat, dan bisa masuk diskala nasional dan internasional. Karena itu kedepan IPSI harus menjadi lebih baik dalam meningkatkan prestasi dibidang pencak silat.
Jumlah anggota pencak silat sangatlah tidak sedikit, dan tentu tidak sedikit pula anggotanya yang mampu meraih prestasi dibidang pencak silat.
“Selain itu pionir dari kebersamaan dan kerukunan masyarakat adalah pencak silat, sehingga dengan kebersamaan di Muskab, akan mampu melahirkan pengurus yang peduli dengan pencak silat,” pungkas Budi Irawanto.
Sementara Ketua IPSI Bojonegoro demisioner, Wahyu Subakdiono, menyampaikan, selama ini IPSI telah menjalankan program yang ada secara maksimal. Tidak sedikit pogram yang sudah dijalankan, dan meraih keberhasilan dalam setiap even kejuaraan.
“Jika ada program yang sekiranya belum terlaksana, tentunya akan menjadikan pekerjaan rumah (PR) pengurus yang baru untuk kedepannya,” tandas Wahyu Subakdiono.(sam)