22 Warga Bertahan, 8 Warga Terdampak Banjir Keluhkan Sakit

21928

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Sejumlah 22 warga sekitar TPK memilih bertahan dikediamannya. Padahal banjir masih melanda, dan belum surut di Tempat Penimbunan Kayu (TPK), Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Akibatnya, sebanyak 8 warga diantaranya mulai mengeluhkan sakit.

Sekretaris Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Sekdin BPBD) Bojonegoro, Zainul Ma’arif menuturkan, para warga yang terjebak di TPK Sukorejo tersebut memang mengeluhkan beberapa penyakit ringan yang mulai timbul sebagai dampak adanya banjir yang terjadi sejak dua hari yang lalu.

“Sebanyak 8 warga mengeluhkan sakit kulit, semacam gatal-gatal, lalu ada juga yang sakit syaraf ringan, Infeksi saluran pernapasan (Ispa), demam, flu dan sebagainya. Masih kategori penyakit ringan,” ujar Zainul, kepada SuaraBanyuurip.com.

Zainul mengaku, pihaknya bersama tim gabungan dan pihak terkait telah melakukan assesemen, dan berupaya mengajak para warga di TPK Sukorejo untuk mengungsi. Agar mendapat penanganan yang lebih baik, namun sebagian warga menolak untuk dievakuasi dan lebih memilih bertahan.

Berbagai pihak yang terlibat penanganan bencana ini stand by di Gedung Olahraga (GOR) Sukorejo, mulai BPBD, TNI-Polri, Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Dinas Kesehatan (Dinkes), termasuk perawat dan bidan desa setempat.

Baca Juga :   Hilal Tak Terlihat di Bojonegoro, Penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat ‎

“Karena ada laporan, para warga yang bertahan mulai banyak yang sakit, akhirnya dipatrolikan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada mereka,” tandas Zainul.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *