Polres Bojonegoro Gelar Donor Plasma Darah Konvalesen

21931

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar screening donor plasma konvalesen bagi penyintas Covid-19 (orang yang berhasil bertahan dari serangan Covid-19) di lingkungan Polres Bojonegoro, Jum’at (22/1/2021) kemarin. Guna membantu penyembuhan pasien Covid-19.

Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH melalui Ajun Inspektur Dua (Aipda) Agung Basuki, Perwira Urusan (Paur) Kesehatan Polres Bojonegoro mengatakan, bahwa ada 23 penyintas Covid-19 dilingkungan Polres Bojonegoro dan mereka termasuk kelompok tanpa ada komorbid atau penyakit penyerta.

Menurut Agung, tahapan awal dilakukan screening oleh PMI Cabang Bojonegoro bagi penyintas Covid-19 untuk dilihat hasil sampel darah, memenuhi syarat atau tidak untuk dilakukan donor plasma konvalesen selanjutnya. Rencana donor plasma konvalesen akan dilakukan di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Surabaya.

“Screening kepada 23 penyintas di lingkungan Polres Bojonegoro ini dilakukan untuk dilihat memenuhi syarat atau tidaknya dilakukan donor plasma konvalesen,” jelas Aipda Agung Basuki, kepada SuaraBanyuurip.com.

Baca Juga :   Terus Tingkatkan Mutu Pendidikan, Stikes Rajekwesi Siap Go Global

Agung menambahkan, Polres Bojonegoro menginisiasi kegiatan donor plasma konvalesen dari penyintas Covid-19 dilingkungan Polres Bojonegoro, sebab Polres Bojonegoro memiliki program Agunge Sikap Tulung Tinulung (ASTUTI), diimplementasikan dengan memotivasi para penyintas atau pasien Covid-19 yang telah negatif, untuk bisa membantu sesamanya.

“Diharapkan bisa ditiru yang lain, karena hal tersebut adalah kegiatan kemanusiaan,” ucap Agung.

Selain menggelar screening donor plasma konvalesen, Agung Basuki juga meminta kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab, menurutnya vaksin terbaik adalah tetap menjaga disiplin protokol kesehatan dalam rangka memutus penyebaran Covid-19.

Sebagai informasi, imbuh Agung, plasma darah konvalesen ini terbukti berhasil menyembuhkan penderita Covid-19. Kendati, plasma darah konvalesen yang didonorkan tidak serta merta bisa langsung digunakan kepada pasien Covid-19.

“Perlu ada screening yang dilakukan untuk memastikan plasma tersebut aman,” tegasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *