Kapolres Bojonegoro Buka KMD Gudep Tangguh Semeru Ponpes Al Rosyid

22018

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) Gugus Depan Tangguh Semeru Pondok Pesantren Al Rosyid, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) Sabtu (06/02/2021). Kegiatan tersebut bertujuan memberi bekal kepada para santri setempat untuk menjadi pembina Pramuka yang mahir saat terjun ke masyarakat.

Hadir langsung sekaligus bertindak sebagai Inspektur dalam upacara pembukaan KMD di Ponpes yang dicanangkan sebagai Pesantren Tangguh Semeru Polda Jatim pertama di Bojonegoro ini, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bojonegoro Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eva Guna (EG) Pandia berserta jajaran, Ketua Harian Gerakan Pramuka Bojonegoro, Hanafi, Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan (Kapusdiklat) Pramuka Cabang Bojonegoro, M. Djian, Pimpinan Gudep Tangguh Semeru Al Rosyid, KH. Alamud Huda Masyhur, serta Forpimca Dander.

Dalam sambutannya, AKBP Pandia menuturkan, sejak bernama Pandu, Pramuka Indonesia selalu mencetak generasi yang tangguh menghadapi setiap tantangan, disiplin dalam bertindak, tidak gentar menghadapi setiap rintangan, selalu peduli dan siap berkorban demi sesama.

Baca Juga :   Bonggol Pisang SMPN 1 Purwosari Sabet Juara I PJBL

“Dalam menghadapi pandemi Covid-19, jiwa dan kharakter Pramuka seperti itulah yang kita butuhkan,” ujar Kapolres penghobi tenis lapangan ini.

AKBP EG Pandia meminta Gerakan Pramuka untuk membuat dua Gerakan Displin Nasional. Yang pertama adalah Gerakan Nasional mengajak masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Sedang yang kedua adalah Disiplin Nasional mengajak masyarakat untuk saling peduli dan berbagi kepada sesama,” kata Mantan Kapolres Tulungagung ini.

Sementara, Ketua Yayasan Ponpes Tangguh Semeru Al Rosyid, KH Alamul Huda, dalam pidatonya menekankan, agar para santri dalam situasi dan kondisi apapun tidak boleh menyerah dengan keadaan. Para santri diharapkan menjadi generasi yang militan, tangguh dan kuat menghadapi tantangan zaman.

“Bangsa Indonesia saat ini sedang membutuhkan generasi yang bermartabat, kuat dan tidak cengeng. Saya yakin dengan semangat dan disiplin yang tinggi untuk mewujudkannya, santri-santri Ponpes Al Rosyid nantinya akan tampil sebagai bagian dari para pemimpin bangsa,” tandasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 137 orang peserta, terdiri dari 44 santri putra dan 93 santri putri dengan standart protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. 

Baca Juga :   Bojonegoro Jadi Tuan Rumah Olimpiade Sains dan Matematika ke-15 Tingkat Asia

Sebagai informasi, Al Rosyid merupakan Ponpes percontohan dalam meminimalisir penyebaran virus dan memutus mata rantai penularan Covid-19.(fin)














»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *