Kehilangan Pekerjaan saat Pandemi, Asfi Hadi Pilih Buka Usaha Cinderamata

22100

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro – Pandemi Covid-19 membuat Asfi Hadi kehilangan pekerjaan sebagai penjual buku. Namun, ia tak kehabisan ide untuk memulai usaha baru. Ia pun menekuni usaha membuat cinderamata foto. Meski, baru berjalan dua bulan usahanya tersebut banyak diminati konsumen.

Sebelum memutuskan untuk buka usaha cinderamata foto, Asfi sempat bekerja menjual buku paketan dari sekolah ke sekolah. Namun, karena pandemi Covid-19 ia berhenti dari pekerjaannya tersebut.

Asfi dalam membuat cinderamata terbilang otodidak tanpa ada yang melatih. Meski awalnya ia mengalami kesulitan membuat cinderamata, akan tetapi kini ia sudah mahir dalam merangkai satu cinderamata.

“Ya, awalnya sulit, namun kini sudah terbiasa. Itu juga bisa disebut cinderamata atau wel foto,” katanya, Senin (22/2/2021).

Cinderamata yang dibuat Asfi terbilang mudah dibuat, namun perlu ketekunan. Kini, dalam sehari ia mampu membuat 35 cinderamata tergantung pesanan.

Ia mengatakan, cinderamata bentuk foto akhir-akhir ini banyak diminati baik di dalam kabupaten maupun luar kabupaten. Misalnya pemesan dari Kabupaten Blitar, Sukabumi hingga Jember, akan tetapi rata-rata yang memesan masih teman sewaktu masih kuliah.

Baca Juga :   Jangan Khawatir, Stok Beras Bojonegoro Aman Hingga Ramadan 2026

“Kalau buat cinderamata tergantung pesanan. Harganya pun sesuai ukuran yakni mulai Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu,” kata pria asal Desa/Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur itu.

Dia menjelaskan, rata-rata untuk pesanan cinderamata model foto tokoh-tokoh nasional seperti Tan Malaka dan Soekarno. Selain itu, ia juga membuat foto kayu seperti ketika ada wisudawan. 

“Ya, karena usaha in baru awal, namun harapannya semoga cepat berkembang,” ungkapnya.(jk)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *