SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Musyawarah Daerah (Musda) yang diselenggarakan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) Bojonegoro terpaksa belum bisa menghasilkan ketua terpilih. Musababnya, karena ada kendala teknis saat pembacaan formatur yang disampaikan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Selasa (23/02/2021).
“Agenda Musda hari ini seharusnya sudah bisa mendapatkan ketua DPD terpilih. Karena saat pembacaan formatur yang baru sampai enam nama, mendadak terputus akibat kendala teknis. Jadi belum menghasilkan ketua terpilih,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Bojonegoro, Jawa Timur, Suyuthi.
Menurut Politisi senior di PAN ini, sebetulnya ada 16 nama formatur yang dibacakan. Rinciannya 12 nama disetor DPD PAN Bojonegoro, sedangkan 4 nama lainnya langsung mendaftar ke Pusat.
“Terkait kondisi ini, nanti malam kami akan klarifikasi kepada DPP, menunggu Musda yang lain selesai. Karena Musda via daring ini di pimpin langsung oleh Ketua DPP Pak Zulkifli Hasan secara bergantian. Dan saat ini masih berlangsung untuk faerah lain,” terangnya.
Ditambahkan, agenda Musda ini untuk menentukan Ketua DPD PAN periode 2021 – 2025. Karena situasi masih pandemi, penyelenggaraannya dilaksanakan secara virtual. Disebutkan enam nama yang telah dibacakan adalah Suyuthi, Lasuri, Zulma, Heli Suharjono, Sampurno dan Irma Nurhidayati.
“Ini sedikit risiko pelaksanaan Musda secara daring, jadi hasilnya masih menunggu klarifikasi kita kepada DPP,” pungkas politisi kawakan ini.(fin)